Rabu, 23 Juli 2014

Film Tontonan yang Menghibur dan Mendidik


Kalau Film Malaysia seperti Upin dan Ipin, boleh dikata tidak ada tokoh Antagonis / Penjahat sama sekali (kecuali versi Bioskop). Boleh dikata semuanya berteman. Ada Jarjit, Ismail, Ihsan, Saleh, Tuk Dalang, Kak Ros, dsb.

Yang dibahas adalah masalah dan kejadian sehari-hari. Seperti menggosok gigi/sakit gigi, puasa, lebaran, dsb. Tapi tetap menghibur dan mendidik. Dan digemari banyak orang pula.


Begitu pula dengan film-film Barat seperti Friends, Who's the Boss, dsb. Meski tidak ada tokoh antagonis atau konflik, filmnya tetap menarik, lucu, dan disukai banyak orang.


Ada pun film Indonesia, boleh dikata selalu ada konflik. Ada pertengkaran. Selalu ada adegan marah-marah. Seolah-olah itu adalah adegan seru/klimaks di mata sutradaranya. Termasuk di acara Film "Religi".

Selalu ada tokoh antagonis / penjahat dengan konflik yang dibuat-buat. Dari merebut pacar orang, merebut suami orang, bahkan pembunuhan. Tak jarang orang tua dijadikan sebagai "penjahat" yang menghalangi anak-anaknya berpacaran dengan orang yang mereka sukai. Tidak mendidik. Bisa merusak norma dan budaya anak-anak dan remaja Indonesia. Mereka diajari durhaka terhadap orang tua dan menganggap yang lain sebagai mush.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar