Rabu, 11 Februari 2015

Warga Jakarta Mati Kesetrum Listrik: Bertanggung-jawabkah Ahok?


Banyak Warga Jakarta Mati Kesetrum Listrik: Bertanggung-jawabkah Ahok?
Prosedur Banjir di AS, Inggris, dan Kanada: Matikan Listrik!
Ahok marah2 saat PLN mematikan listrik ke wilayah yang terkena banjir. Apakah harus banjir dan jatuh korban dulu baru PLN mematikan aliran listrik tsb?
Kalau cuma mau menyalakan pompa air sih harusnya Ahok cukup membeli genset. Tidak perlu pakai listrik PLN yang bisa menyalakan listrik hingga 1 kelurahan.
Ini Ahok mau tanggung jawab tidak?
Listrik untuk pompa air itu voltase 220 volt dan watt paling 10.000 watt. Bisa pakai genset yg kekuatannya sekedar untuk pompa. Jadi lebih aman. Kalau pakai aliran listrik dari PLN yg dari gardu Induknya 20.000 volt dan 2 juta watt, kalau kena air banjir, rakyat sekampung bisa mati kesetrum. Ahok tidak mikir. http://electric-mechanic.blogspot.com/2013/09/urutan-daya-listrik-di-indonesia_30.html

[VIDEO] Korban Banjir Kedoya Tewas Tersengat Listrik





Banjir masih menggenangi sejumlah kawasan di Jakarta Barat. Pada banjir kali ini, seorang pria tewas akibat tersengat listrik.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV Senin (24/2/2014), korban banjir yang tewas tersengat listrik bernama Agus Tanto.

Saat kejadian, Agus berupaya mengeringkan banjir di rumahnya dengan pompa. Namun tak disangka ia malah tersengat listrik. Istri dan para tetangga tidak berdaya menyelamatkan nyawanya.

Almarhum dimakamkan siang tadi di TPU Rawa Kopi, Kedoya Selatan, Jakarta Barat. Kesedihan sang istri dan 3 anaknya mengiringi pemakaman teknisi elektronik itu.
http://news.liputan6.com/read/835525/video-korban-banjir-kedoya-tewas-tersengat-listrik

Korbannya banyak. Ahok tanggung jawab tidak?

Tiga Warga Jakarta Utara Tewas Tersengat Listrik Saat Banjir

Tersengat listrik saat menyelamatkan diri
Kamis, 12 Februari 2015 | 08:30 WIB
VIVA.co.id - Banjir yang melanda kawasan Warakas, Jakarta Utara, menelan korban jiwa. Tiga warga tewas akibat tersengat aliran listrik saat berusaha menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

"Tiga warga meninggal dunia karena tersengat listrik di Warakas," kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol M Iqbal, dalam perbincangan dengan tvOne, Kamis 12 Februari 2015.
http://metro.news.viva.co.id/news/read/588911-tiga-warga-jakarta-utara-tewas-tersengat-listrik-saat-banjir

Sudah 11 Orang Tewas Dalam Banjir Jakarta

Korban meninggal sebagian besar karena tersengat arus listrik.
Jum'at, 18 Januari 2013 | 11:47 WIB
VIVAnews - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sedikitnya 11 orang meninggal dunia selama banjir tiga hari di Jakarta. Dari 15 sampai 17 Januari 2013, tercatat 5 korban meninggal karena tersengat arus listrik.

"Menjadi perhatian, karena kesetrum. Meskipun kemarin PLN sudah langsung memadamkan gardu-gardu listrik. Tapi kenyataannya masih ada yang menyala dan korban," kata Kepala Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam konfrensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat, 18 Januari 2013.
http://metro.news.viva.co.id/news/read/383315-sudah-11-orang-tewas-dalam-banjir-jakarta

Bapak-Anak Tewas Tersengat Listrik Saat Banjir di Kapuk Muara

Senin, 20 Januari 2014 | 19:58 WIB
http://megapolitan.kompas.com/read/2014/01/20/1958006/Bapak-Anak.Tewas.Tersengat.Listrik.Saat.Banjir.di.Kapuk.Muara

Berikut beberapa peraturan standar di negara2 maju di mana kita harus berhati2 terhadap listrik. Jika tergenang air banjir dan listrik menyala, kita bisa kesetrum. Kita harus mengontak Perusahaan Listrik agar aliran listrik ke rumah kita bisa dimatikan:

During a flood threat or flood:
If your basement floods, do not attempt to turn off the main power switch. Contact us to disconnect power at the pole. Stay clear of anything that could conduct an electric current such as metal pipes, metal ladders, and even damp wood.
After a flood:
Even if water is not visible in a building, the interior structure may be soaked and still present an electrical hazard. Do not enter flooded basements or buildings that may contain energized electrical wiring or electrical appliances.
Before re-entering the premises, contact us to ensure it is safe to do so. Have a qualified electrician inspect all wiring before turning power on.

Know how to turn off your gas, electricity and water before flood water enters your home.

Be prepared to turn off electrical power when there is standing water, fallen power lines or before you evacuate. Turn off gas and water supplies before you evacuate. Secure structurally unstable building materials. 
http://www.bepreparedcalifornia.ca.gov/BEINFORMED/NATURALDISASTERS/Pages/Floods.aspx 

Turn off utilities at the main switches or valves if instructed to do so. Disconnect electrical appliances. Do not touch electrical equipment if you are wet or standing in water. 
http://www.metoffice.gov.uk/get-ready-for-winter/protecting-your-home/flooding

During flood conditions

Don’t go into any room or basement if water is covering appliance cords that are plugged in or if water has reached the wall outlets.
Don’t enter a room if you hear popping or buzzing, or if you see sparks.
If you see downed power lines, call NPPD. Be careful around downed tree limbs. They can conduct electricity from wet or broken power lines.
Individuals should remain a safe distance from all ground level electrical boxes, to avoid an electrical hazard.
Before entering a flooded building or basement, make certain the electricity is off. If it hasn’t been turned off, or if you’re not sure, call NPPD or your local public power provider. Don’t go in!
http://www.nppd.com/energy-education/electrical-safety/electrical-safety-during-flood-conditions/

Kawasan Ring I Terendam Banjir, Ahok Salahkan PLN

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama mengaku kesal kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mematikan aliran listrik di rumah pompa Waduk Pluit. Akibatnya, air di Kali Abdul Muis meluap hingga menggenangi kawasan ring I atau Jalan Medan Merdeka.

Menurut dia, seharusnya pada saat musim hujan seperti ini, rumah pompa di sana dijadikan lokasi vital yang tidak dapat dimatikan aliran listriknya.

"Kamu tahu enggak kenapa (air Waduk Pluit) naik terus? PLN matikan aliran listrik di situ, makanya pompa enggak bisa jalan dan hujan turun terus, naik dong airnya. Pertanyaan saya, kenapa PLN matiin listrik di Waduk Pluit? Alasannya takut nyetrum orang, sudah banjir belum di Pluit," kata Basuki, di ruang kerjanya, di Balai Kota, Senin (9/2/2015) malam.
http://megapolitan.kompas.com/read/2015/02/09/21411141/Kawasan.Ring.I.Terendam.Banjir.Ahok.Salahkan.PLN

Selasa, 10/02/2015 12:32 WIB

Jalan Mengarah Waduk Pluit Banjir 70 cm, Pengendara Pilih Matikan Mesin

Ayunda W Savitri - detikNews
Jakarta - Banjir masih menggenangi Jl Pluit Timur, Jakarta Utara. Jalan menuju Waduk Pluit itu terendam banjir setinggi 70-80 cm.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (10/2/2015) pukul 12.10 WIB , banjir sudah mulai terlihat di Jl Pluit Raya dan semakin tinggi hingga mencapai paha orang dewasa saat memasuki Jl Pluit Timur Raya.
http://news.detik.com/read/2015/02/10/123216/2828674/10/jalan-mengarah-waduk-pluit-banjir-70-cm-pengendara-pilih-matikan-mesin

Waduk Pluit Meluap, Jalan Inspeksi Banjir

Selasa, 10 Februari 2015 - 16:58 wib
Curah hujan yang tinggi menyebabkan volume air di Waduk Pluit meningkat. Akibatnya Jalan Inspeksi yang berada di samping waduk tersebut terendam banjir.

Banjir menggenangi beberapa titik di jalan ini. Bahkan sampai di Apartemen Laguna yang berada di sekitar lokasi. Genangan banjir memiliki ketinggian bervariasi yakni mulai 20-50 cm. Banjir juga menggenangi area parkir hingga merendam mobil yang terparkir.
http://news.okezone.com/read/2015/02/10/338/1103952/waduk-pluit-meluap-jalan-inspeksi-banjir

Jawab Kritikan Ahok, Bos PLN: Kalau Listrik Tak Dimatikan, Sekampung Kesetrum

Jakarta -Basuki T Purnama (Ahok), Gubernur DKI Jakarta, sempat menyebut bahwa banjir yang terjadi di daerah Pluit (Jakarta Utara) terjadi karena pemadaman listrik. Gara-gara listrik mati, pompa penyedot banjir di kawasan itu pun tidak bisa beroperasi.

"Begini. Itu daerah banjir, di situ ada pompa, ini kan satu jaringan. Kalau kemarin kita tidak matikan itu (listrik), sekampung kesetrum," tegas Sofyan Basir, Direktur Utama PT PLN (Persero), kala ditemui di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Selasa (10/2/2015)

PLN, lanjut Sofyan, tentu lebih mengutamakan keselamatan warga. "Saya pilih selamatkan dulu penduduk. Matikan listriknya, kena ke pompa," ujarnya.
http://finance.detik.com/read/2015/02/10/144642/2828896/1034/jawab-kritikan-ahok-bos-pln-kalau-listrik-tak-dimatikan-sekampung-kesetrum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar