Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2013

Tuntutan UMR Jakarta Rp 3,7 Juta Berbau Politis?

Said Iqbal

Saya lihat seperti ada faktor politis. Ketua KSPI, Said Iqbal adalah caleg PKS 2009. Ingin mendatangkan buruh dari Jabar dan Banten untuk demo ke Jakarta. Memang di Jabar dan Banten tidak ada Gubernurnya? Kenapa mendemo Jakarta yg UMRnya Rp 2,2 juta (sekarang jadi Rp 2,4 juta)? Kenapa tidak mendemo Jabar dan Banten yg UMRnya cuma Rp 1 jutaan / di bawah Rp 1 juta? Ini jika benar2 peduli buruh. Kenapa minta UMR DKI Rp 3,7 juta?
Rencana mendatangkan buruh dari luar Jakarta juga aneh. Apa karena buruh di Jakarta tidak ada / sedikit sekali yang mau demo? Apa itu berarti demo itu tidak mewakili kepentingan buruh di Jakarta?

Sabtu, 02 November 2013

Jokowi dan Ahok Larang Topeng Monyet?


Gubernur DKI Jakarta, Jokowi melarang pertunjukan Topeng Monyet dengan alasan menyiksa binatang. Banyak binatang yang disiksa saat pelatihan dan tidak diberi makan secara cukup, katanya. Ahok juga membenarkan itu. Tukang Topeng Monyet tidak berperikebinatangan! katanya.
Mungkin benar ada Tukang Topeng Monyet yang seperti itu. Yang kejam seperti itulah yang harus ditindak dan dihukum. Tapi jangan sampai melarang semuanya.

Selasa, 03 September 2013

Buruh Minta Gaji Rp3,7 Juta. Ahok: Pecat Semua

Coba para buruh ganti jadi pengusaha.
Bisa tidak mereka menggaji buruhnya rp 3,7 juta / bulan.
Mampu tidak? 
Bangkrut tidak?

Kadang2 orang susah juga tidak tahu diri.
Bikin susah tambah susah...

UMR di Bekasi dan Bogor cuma Rp 2,1 juta. Jika UMR di Jakarta Rp 3,7 juta atau Rp 1,6 juta lebih banyak untuk setiap orang  per bulannya, 1 pabrik dengan 1000 buruh mengeluarkan uang ekstra Rp 1,6 milyar. Setahun hemat Rp 19,2 milyar! Ini kalau di Bekasi / Bogor. Kalau di Ciamis yang UMR hanya Rp 854.000 bisa dihemat Rp 28 milyar!
Kalau terlalu tinggi UMR di Jakarta, para pengusaha tinggal memindahkan pabrik2 mereka ke daerah. Pengurus organisasi buruh yang berdemo tidak mikir.

Buruh Minta Gaji Rp3,7 Juta, Ahok: Pecat Semua

"Siapa yang mau tanggung jawab. Perusahaan mana bisa bayar."

Senin, 08 Oktober 2012

Tak Semua Pasar Pemda/Rakyat Bisa Dijadikan Mal

Saat ini marak terjadi peralihan pasar yang semula merupakan pasar Pemda seperti PD Pasar Jaya/Pasar Rakyat, setelah kebakaran dan direnovasi berubah jadi Mal.


Sayangnya Mal ini harga sewa dan operasionalnya amat mahal. Sehingga mengakibatkan harga-harga barang juga jadi mahal. Ini memberatkan para pedagang kecil dan juga rakyat kecil.


Sebagai contoh, untuk sewa kios saja paling murah Rp 20 juta/bulan. Buat toko dengan omset Rp 200 juta/bulan mungkin cuma menaikkan harga sekitar 10% saja. Tapi bagaimana dengan pedagang kecil yang omsetnya hanya Rp 10 juta atau Rp 20 juta/bulan?


Hutan Kota Sebagai Paru-paru Kota dan Tempat Rekreasi


Bayangkan jika satu kota hanya terdiri dari hutan beton dan aspal yang dikerumuni dengan jutaan kendaraan bermotor. Air hujan tak bisa menyerap. Sehingga banjir/tergenang di musim hujan dan segera terbuang ke laut. Sementara musim kemarau, air tanah kering.


Asap dari jutaan kendaraan pun meracuni udara kota. Membuat jutaan penduduknya keracunan seperti di kamar gas raksasa. Jakarta merupakan ibukota dengan udara terkotor ke 3 di dunia setelah Mexico City dan Bangkok.


Rabu, 08 Agustus 2012

Jokowi: Walikota Solo yang Humanis dan Berprestasi


Alhamdulillah ada juga tokoh bagus yang bisa diberitakan...:)


Agar Indonesia makmur, butuh pemimpin yang amanah dan peduli pada rakyatnya. Mudah-mudahan para tokoh, parpol, dan pejabat bisa mendukungnya juga. Ada pun kita bisa mendukungnya dengan mempromosikan di milis-milis dan blog yang kita miliki jika perlu membuat dan memasang spanduk agar rakyat tidak salah pilih dan didapat pemimpin yang amanah.


Jarang-jarang ada pemimpin di Indonesia yang bagus dan humanis. Oleh karena itu saya tampilkan Jokowi yang mampu memindahkan pedagang kaki lima di Solo tanpa harus menggusur mereka. Jokowi dengan cerdas mengatasi masalah dengan Win-Win Solution.


Hebatnya lagi, tidak seperti pemimpin lain yang mengeluh soal gaji atau minta naik gaji, dia tidak pernah mengambil gajinya. Usaha Mebelnya yang sudah ada sebelum jadi walikota sudah cukup untuk menghidupinya.


Contohnya agar mau dipindahkan, Jokowi mengajak para pedagang itu makan-makan setiap minggu. Pada acara makan ke 54, baru dia berani menyatakan bahwa dia akan memindahkan para pedagang.


Difitnah Kafir, Ternyata Jokowi dan Keluarganya Sudah Haji Semua


Ibunda Jokowi, Sujiatmi: saya dan suami saya Muslim dan sudah haji. Begitu pula semua anak2 saya juga sudah haji semua. Kedua orang tua (Kakek Nenek Jokowi) juga Muslim.
Para Ustad yang memfitnah Jokowi dan Keluarganya sebagai Kafir mudah2an sadar. Jika tuduhan tsb tak benar, merekalah yang kafir dan amal mereka sia-sia di akhirat nanti.


Di Vivanews diberitakan Sujiatmi (ibu Jokowi) mengaku jika setiap pagi selalu rutin mengikuti pengajian di masjid dekat rumah.


Rabu, 02 Mei 2012

Koboy Palmerah: Anggota TNI Aniaya Pengendara Sepeda Motor!

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=yyDZq2eZxcs?rel=0]

Jakarta adalah kota yang sangat macet. Jalan sejauh 1 km saja bisa ditempuh sampai 1 jam lebih. Jadi masalah senggolan/serempetan itu biasa.


Yang tidak lucu adalah jika karena masalah serempetan itu tidak diselesaikan secara damai atau melalui jalur hukum. Tapi dengan menganiaya pengendara lain seperti oknum TNI, Kapten M. Arlutfi, Kepala Urusan Personalia di Markas Besar TNI AD, yang berulangkali memukuli pengendara sepeda motor sementara tangan lainnya memegang pistol siap menembak jika korban melawan.


Rabu, 22 September 2010

Pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta

Usulan Lokasi Ibukota Baru Kota MerdekaPertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibukota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dan pernah dilakukan. Sebagai contoh, Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin, sementara Brazil memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta.



Over Populasi (Jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibukotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang dan Korea Selatan tengah merencanakan pemindahan ibukota negara mereka. Jepang ingin memindahkan ibukotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Korsel pun begitu karena wilayah kota Seoul dan sekitarnya jumlah penduduknya sudah mencapai 22 juta. Bekas ibukota AS, New York dan sekitarnya total penduduknya mencapai 22 juta jiwa. Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur jumlahnya membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.


pembangunan


Jadi pemindahan ibukota bukanlah hal yang tabu dan sulit. Soeharto sendiri sebelum lengser sempat merencanakan pemindahan ibukota Jakarta ke Jonggol.




Kenapa kita harus memindahkan ibukota dari Jakarta? Apa tidak repot? Apa biayanya tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan ini harus benar-benar tepat dan beralasan. Jika tidak, hanya buang-buang waktu, tenaga, dan biaya.



Jumat, 28 November 2008

Diganggu Preman? Kontak Daftar Nomor Telpon Polisi Berikut Ini


Selain nomor di bawah, anda bisa kontak:

Telpon: 112

SMS: 1120

Diganggu Preman? Kontak Nomor Berikut Ini


persda network/bian harnansa


Kompas, Jakarta, Selasa, 4 November 2008 — Tidak nyaman karena banyak gangguan keamanan di sekitar lingkungan Anda, seperti banyaknya aksi pemalakan, premanisme, pungli, dan lainnya? Berikut ini nomor telepon yang bisa Anda hubungi.



Polda DIY 08123876159


Poltabes Semarang 08127107771


Poltabes Surabaya 0811611980


Rabu, 19 Maret 2008

Jalanan Berlubang di Jakarta Tewaskan 35 Orang

Sebetulnya malas juga menulis masalah jalan berlubang ini. Toh sudah banyak yang menyuarakannya serta beberapa perbaikan sudah dilakukan.



Namun ternyata perkembangannya begitu lamban. Sebelumnya ada saling lempar tanggung-jawab antara Pemda DKI dengan Pemerintah Pusat cq Departemen Perhubungan Umum (PU). Gubernur Fauzi Bowo menganggap itu tugas Departemen PU karena yang rusak adalah Jalan Nasional. Bowo juga menyalahkan DPRD yang memotong anggaran perbaikan jalan dari Rp 54 milyar jadi Rp 27 milyar.


Minggu, 09 Maret 2008

Penyemprotan Demam Berdarah: Kok Nyamuk Tetap Hidup?

Meski sudah difogging, ternyata malamnya tetap ada 8 nyamuk di rumah sayaPenyemprotan (Fogging) nyamuk untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di jalan Otista tanggal 8 Maret 2008 sepertinya sia-sia. Kenapa?



Karena setelah penyemprotan, ternyata tidak ditemukan bangkai nyamuk sama sekali. Ini berbeda dengan penyemprotan pada tahun sebelumnya di mana ditemukan banyak bangkai nyamuk.



Padahal di rumah kami meski rajin disemprot obat nyamuk sering terdapat nyamuk. Meski setelah disemprot mati, namun 2-3 jam kemudian kembali nyamuk-nyamuk dari luar menyerbu masuk begitu pintu/jendela terbuka sedikit.


Rabu, 13 Februari 2008

Penyebab dan Solusi Banjir di Jakarta

Ilustrasi Banjir dan Permukaan Tanah di Jakarta


Banjir yang melanda Jakarta umumnya disebabkan oleh banjir kiriman dari Bogor atau hujan lokal yang sangat deras dengan waktu lama antara 1-3 hari. Ada pun banjir karena pasang laut boleh dikata agak jarang dan hanya melanda kawasan tertentu di pesisir (Jakarta Utara seperti Rawa Buaya) jika ada tanggul yang jebol. Boleh di kata kawasan banjir Cawang, Kampung Melayu, bahkan jalan tol Cengkareng terlepas dari banjir pasang laut karena posisinya yang lebih tinggi dari permukaan laut.


Banjir karena pasang laut hanya bisa dihindari dengan pengadaan tanggul yang kuat dan menyeluruh tanpa celah sedikit pun bagi air laut masuk ke darat. Meliputi pesisir pantai dan juga pinggiran sungai yang posisinya masih di bawah permukaan laut.


Rabu, 14 November 2007

Jalan Berlubang di Jalan Otista 3 Jakarta Timur

Di jalan Otista 3, Jatinegara Jakarta Timur dekat lampu merah Asia Makmur saya lihat paling tidak ada 3 lubang besar di pinggir jalan yang ukurannya bisa mencapai 1 x 0,5 meter dengan dalam hingga 1 meter.