Kamis, 28 Mei 2009

Kritik untuk Chatib Basri: NEOLIBERALISME MEMANG ADA!

Wanita dan Anak-anak Berebut BLTIsyu Neoliberalisme sedang marak.


Faisal Basri, Chatib Basri menolak adanya Neoliberalisme. Sementara para ekonom Kerakyatan seperti Revrisond Baswir, Ichsanuddin Noorsy, Kwik Kian Gie, menuding adanya Neoliberalisme yang mendominasi pemerintahan.



Terlepas dari Capres “X” Neoliberalis atau tidak, mari kita lihat Neoliberalis itu seperti apa. Ini bukannya untuk menjatuhkan, karena Neoliberalisme saat ini seperti barang najis yang tidak seorang pun mau disebut Neoliberalis karena Neoliberalisme terbukti telah menyebabkan dunia jatuh dalam Krisis Global.


Senin, 25 Mei 2009

DetikInet: Komputer Rp 400 Ribu, Kecil Bagai Colokan Listrik

plugcomputerTak disangka jika 2 dari 3 pendiri perusahaan Marvell Technology Group yang terdaftar di Nasdaq adalah orang Indonesia. Bahkan pimpinannya, Sehat Sutardja juga orang Indonesia. Sekarang Marvell Technology tengah membuat komputer kecil seperti colokan listrik yang harganya sekitar US$ 99 atau sekitar Rp 1 juta.



Marvell adalah perusahaan semikonduktor yang cukup ternama di pasaran. Produk-produknya digunakan di kurang lebih 50 persen prosesor hardisk di pasaran, belum lagi chip Marvell yang banyak tertanam dalam ponsel.


Minggu, 24 Mei 2009

Apa itu Neoliberalisme?


Saat ini ramai diberitakan bahwa Capres “X” atau Cawapres “Y” adalah Neoliberalis atau Antek Asing sementara pihak yang tertuduh atau simpatisannya membelanya. Istilah “Neoliberalis” jadi populer sekarang.



Tapi masih banyak orang yang tidak tahu “Apa sih Neoliberalis itu?” Oleh karena itu saya akan mencoba menjelaskannya sesederhana mungkin sehingga orang awam bisa memahaminya.



Selasa, 17 Maret 2009

Memperkuat Rupiah dengan Koin Emas Rupiah


Mata Uang RupiahTanpa Mata Uang yang kuat, Indonesia akan terus kena krisis keuangan dan seluruh rakyat Indonesia akan terus termiskinkan. Tahun 1946 1 US$ hanya Rp 1,88. Sedang sekarang 1 US$ 12.000. Jadi nilai rupiah turun hingga 6.000 kali lipat lebih (600.000%!).




Solusinya menurut saya RP harus kuat. Bisa saja pemerintah mengeluarkan Koin Rupiah Emas seberat 4 gram 22 karat (nilainya mungkin sekarang Rp 1,4 juta. Pemerintah bisa saja mengeluarkan uang rupiah persis seperti sekarang. Namun dipatok ke rupiah emas. Misalnya Rp 100.000 = 0,1 Rp Emas., Rp 50.000=0,05 Rp Emas, dan seterusnya UMR bisa dipatok 1 koin rupiah emas, jadi tiap tahun buruh tidak perlu demo karena gaji mereka otomatis naik mengikuti emas.


Parpol dgn Ekonomi Rakyat VS Kapitalis Neoliberalis - Gerindra Ajukan Sosialisme


Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.



Saat ini parpol di Indonesia seperti Golkar, PD, PDIP itu mengusung sistem Kapitalis/Neoliberalis. Sistem ini mengandalkan Bursa Saham yang menurut Prabowo tak lebih dari tempat perjudian kelas kakap. Kemudian sistem Ekonomi Pengemis yang mengandalkan datangnya "Investor Asing" yang tak lebih dari spekulan saham/valas yang begitu krisis langsung kembali ke negaranya. Sistem ini juga mengandalkan "Privatisasi" berikut penyerahan kekayaan alam Indonesia ke perusahaan2 asing.



Senin, 16 Februari 2009

Kenaikan Gaji PNS, Kenaikan Harga, dan Turunnya Daya Beli Rakyat

Rencana pemerintah untuk menaikan gaji PNS sebesar 15% sehingga jika tahun 2006 gaji terkecil Rp 1 juta, tahun 2007 jadi Rp 1,5 juta, maka tahun 2009 jadi Rp 2 juta.



Tentu saja para PNS akan bertambah makmur. Pemerintah berharap perekonomian jadi bergairah karenanya.



Namun kita harus ingat, setiap kenaikan gaji PNS akan berakibat pada naiknya harga kebutuhan rakyat/sembako. Tidak ada penjelasan ilmiyah untuk ini, tapi  itu fakta sejarah yang terjadi berulangkali dan para pedagang di pasar sudah siap menaikkan harga barang seperti yang disiarkan beberapa stasiun TV. Ini akhirnya akan semakin menghancurkan daya beli rakyat.



Kamis, 05 Februari 2009

Mobil Murah dan Irit Buatan Indonesia

The New GEA Mobil Buatan PT INKA setelah diredesain oleh Vordava
The New GEA Mobil Buatan PT INKA setelah diredesain oleh Vordava
BTW, Esemka dari 2008 hingga 2015 tidak jadi2. Sepertinya cuma pencitraan
Setelah memproduksi mobil Kancil yang kurang sukses karena jaringan pemasaran kurang baik, kali ini PT INKA akan membuat mobil nasional GEA seharga Rp 40-50 juta. Saya lihat perusahaan yang jadi pemasarnya di internet cuma mencantumkan alamat kantor. Tidak ada website, nomor telpon atau pun fax yang bisa dihubungi.

Mobil 650 cc ini bisa dilengkapi AC, kecepatan 85 km/jam, dan super irit karena 1 liter bensin bisa untuk 20-25 km.

Kamis, 22 Januari 2009

Mengobati Penyakit Muntah Balita dengan Primperan

Satu ketika Irfan (3 tahun 10 bulan) muntah-muntah. Meski nafsu makannya masih normal, namun tiap 1-3 jam sekali muntah hingga mukanya pucat. Sebelumnya anak saya Hana ketika umur 5 tahun juga muntah. Alhamdulillah ketika diberi obat Primperan, muntahnya berhenti.



Ketika Buang Air Besar (BAB) cair dan bau. Jadi tentu isi perutnya ada yang tidak beres entah karena racun atau makanan yang berbumbu tajam (MSG, dsb) yang biasanya terdapat pada jajanan snack anak-anak atau mie instan. Oleh karena itulah tubuhnya bereaksi untuk mengeluarkan makanan yang ”tidak beres” itu.


Kamis, 15 Januari 2009

Mengobati Cegukan dengan Pisang dan Semangka

Cegukan penyebabnya macam-macam. Oleh sebab itu, cara pengobatannya pun bermacam-macam. Sebagai contoh ada yang cegukan tanpa henti karena kekurangan kalium. Pengobatannya adalah dengan makan pisang atau semangka karena banyak mengandung kalium.



Arab Saudi dan Venezuela Nasionalisasi Perusahaan Minyak. Kapan Indonesia?


Di Ensiklopedi MS Encarta dengan topik “Saudi Arabia” dan “Venezuela” dijelaskan bahwa kedua negara tersebut Menasionalisasi perusahaan minyak yang ada di sana. Pengambil-alihan perusahaan ARAMCO (Arabian American Oil Company) oleh pemerintah Saudi terbukti meningkatkan pendapatan negara sangat besar. Begitu pula Venezuela. Padahal SDM di kedua negara tersebut sangat terbatas. Arab Saudi bahkan kerap meminta tenaga kerja dan juga tenaga ahli ke Indonesia.



Nah kapan pemerintah Indonesia punya nyali untuk mandiri dan menasionalisasi perusahaan Migas yang ada di negara ini? Pendapatan Migas lebih dari RP 300 trilyun/tahun harusnya cukup untuk itu.