Tampilkan postingan dengan label Sumber Daya Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumber Daya Alam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 April 2011

Impor Tambang Indonesia 20 Juta Ton, Tapi Ekspor Cuma 5 Juta Ton

Pemerintah beli 7% saham Newmont?
Untuk apa menghamburkan trilyunan rupiah untuk membeli perusahaan tambang Newmont? Bukankah emas dan perak yg ditambang Newmont di NTB itu milik rakyat Indonesia?
Harusnya pemerintah menggunakan uang tsb agar BUMN seperti ANTAM bisa mengelola emas dan perak di situ sehingga kekayaan alam Indonesia tidak dibawa asing.


Apalagi ternyata perusahaan tambang asing tidak jujur. Buktinya impor tambang dari Indonesia 20 juta ton, tapi dicatatan ekspor satu tambang itu cuma 5 juta ton. Artinya 15 juta ton hasil tambang (emas) dikorupsi. Artinya korupsinya bisa mencapai 75%!


Jika perusahaan asing tidak bisa dikontrol, lebih baik pakai BUMN saja. Jika macam-macam, Dirutnya bisa dipecat dan dihuium.


Senin, 29 Juni 2009

Selama Kekayaan Alam Dirampok Asing Indonesia Akan Terus Miskin

Ladang Minyak dan Gas Indonesia Dikuasai Asing
Ladang Minyak dan Gas Indonesia Dikuasai Asing
Kenapa Pesawat dan Helikopter TNI Indonesia sering jatuh sehingga lebih dari 150 orang tewas di tahun 2008-2009?


Kenapa 120 juta rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan (versi Bank Dunia)?

Kenapa meski SD-SMP gratis tapi SMU dan Perguruan Tinggi Negeri justru mahal dan tidak terjangkau bagi rakyat miskin?

Kamis, 18 Juni 2009

Diskusi dengan Faisal Basri tentang Neoliberalisme dan Privatisasi

Berikut adalah diskusi saya dengan pak Faisal Basri di milis Forum Pembaca Kompas tentang Neoliberalisme dan Privatisasi:



Terimakasih pak Faisal Basri atas tanggapannya



"Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat" [UUD 1945 Pasal 33 Ayat (3)]



Selasa, 17 Maret 2009

Parpol dgn Ekonomi Rakyat VS Kapitalis Neoliberalis - Gerindra Ajukan Sosialisme


Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.



Saat ini parpol di Indonesia seperti Golkar, PD, PDIP itu mengusung sistem Kapitalis/Neoliberalis. Sistem ini mengandalkan Bursa Saham yang menurut Prabowo tak lebih dari tempat perjudian kelas kakap. Kemudian sistem Ekonomi Pengemis yang mengandalkan datangnya "Investor Asing" yang tak lebih dari spekulan saham/valas yang begitu krisis langsung kembali ke negaranya. Sistem ini juga mengandalkan "Privatisasi" berikut penyerahan kekayaan alam Indonesia ke perusahaan2 asing.



Kamis, 15 Januari 2009

Arab Saudi dan Venezuela Nasionalisasi Perusahaan Minyak. Kapan Indonesia?


Di Ensiklopedi MS Encarta dengan topik “Saudi Arabia” dan “Venezuela” dijelaskan bahwa kedua negara tersebut Menasionalisasi perusahaan minyak yang ada di sana. Pengambil-alihan perusahaan ARAMCO (Arabian American Oil Company) oleh pemerintah Saudi terbukti meningkatkan pendapatan negara sangat besar. Begitu pula Venezuela. Padahal SDM di kedua negara tersebut sangat terbatas. Arab Saudi bahkan kerap meminta tenaga kerja dan juga tenaga ahli ke Indonesia.



Nah kapan pemerintah Indonesia punya nyali untuk mandiri dan menasionalisasi perusahaan Migas yang ada di negara ini? Pendapatan Migas lebih dari RP 300 trilyun/tahun harusnya cukup untuk itu.


Kamis, 07 Agustus 2008

Ibu dan Anak Tewas Usai Mencari Kayu Bakar

Tak mampu membeli gas dan minyak tanah yang harganya terus meroket, nyonya Sawiyah 48 tahun dan anak bungsunya tewas tenggelam di kolam bekas galian usai mencari kayu bakar.



Tak seperti pemerintah Venezuela yang tidak tunduk pada "Pasar" dan menjual bensin hanya Rp 460/liter pada rakyatnya, Pemerintah Indonesia tak mampu menahan kenaikan harga minyak tanah dan gas. Akibatnya harganya terus meroket sehingga sebagian ibu tidak mampu lagi memasak dengan minyak tanah dan gas. Mereka terpaksa harus mencari kayu bakar meski dengan resiko kematian.



Demi Sekolah Anak, Sawiyah Tewas


KOMPAS/IWAN SANTOSA, Jumat, 8 Agustus 2008 | 03:00 WIB


Nyonya Sawiyah (48 ) dan anak bungsunya tewas tenggelam di kolam bekas galian usai mencari kayu bakar, Rabu

Senin, 04 Agustus 2008

GD dan Amien Rais Deklarasikan Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPKN)

Gus Dur dan Amien Rais 'Join' Selamatkan Kekayaan Negara


Muhammad Nur Hayid - detikNews



Detik.com. Jakarta, Senin, 28/07/2008 - Sejumlah tokoh nasional mendeklarasikan Komite Penyelamatan Kekayaan Negara (KPKN). Mereka bertujuan menyelamatkan kekayaan negara yang dinilai salah urus. Tampak Amien Rais, Abdurahman Wahid, dan Hidayat Nur Wahid, dalam pertemuan itu.



Rabu, 25 Juni 2008

USAID Buat Draft UU MIGAS 2000: Indonesia Dijajah AS?

Berikut adalah dokumen USAID (United States Agency for International Development, Lembaga Pemerintah AS) tentang “Penguatan Pengaturan Bidang Energi” di Indonesia yang menunjukkan campur tangan pemerintah AS mengenai sektor energi Indonesia.


Sekitar 90% migas Indonesia “dikelola” oleh perusahaan Multi National Companye (MNC) seperti Exxon Mobil, Chevron, Halliburtons, Unocal, yang mayoritas berasal dari AS. Dari “kerjasama tersebut” MNC dari AS mendapat keuntungan yang sangat besar melebihi dari kontrak bisnis yang wajar. Sebagai contoh jika ongkos pompa minyak (tidak termasuk pengilangan dan distribusi ke SPBU) yang wajar hanya sekitar US$ 4/barrel (Rp 231/liter), maka MNC mengeruk keuntungan hingga US$ 50/barrel atau lebih dari 12 kali lipat. Jika dikalikan dengan 365 juta barrel/tahun maka keuntungan lebih MNC tersebut adalah Rp 154,5 trilyun.


Rabu, 18 Juni 2008

Download Revisi File Presentasi “Tak Ada Subsidi BBM” dan Penjajahan Kompeni


Secara matematis memang dengan jumlah konsumsi minyak 1,2 juta bph (barrel/hari), produksi 1 juta bph, dan impor 0,2 juta bph dengan biaya produksi US$ 15/barrel, harga jual US$ 77/barrel dan harga minyak Internasional US$ 125/barrel Indonesia harusnya untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun/tahun(1 barrel=159 liter dan 1 US$ = Rp 9.200). Anda juga bisa menghitung sendiri dengan spreadsheet/kalkulator anda.



Tapi pernyataan rugi pemerintah bisa jadi satu kebenaran/bukan kebohongan karena “Cost Recovery” tahun 2008 untuk produksi sekitar 1 juta bph besarnya menurut LMND Rp 74 trilyun ditambah bagi hasil 15%. Deputi Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Dodi Hidayat mengungkapkan bahwa bagi hasil berikut cost recovery bisa mencapai 60:40.


Selasa, 10 Juni 2008

Download File Presentasi Solusi Hemat BBM, Listrik, dan Energi Terbarui

Harga BBM kian meroket dari US$ 20/barrel di tahun 2002 menjadi US$ 138/barrel di tahun 2008. Bahkan seorang “Pelaku Pasar” memperkirakan akan naik hingga US$ 200/lebih. Artinya harga bensin bisa naik hingga Rp 12.500/liter lebih.


Jika anda naik mobil dengan rasio 1:10, maka untuk setiap km anda harus mengeluarkan uang Rp 1.250 untuk BBM. Padahal dengan Mobil listrik anda hanya mengeluarkan kurang dari Rp 100/km. Bahkan jika anda pakai sepeda listrik, uang yang dikeluarkan cukup Rp 10/km padahal sepeda listrik ini bisa melaju hingga 40 km/jam. Anda bisa menghemat sampai 125 kali lipat.


Minggu, 11 Mei 2008

Download File Presentasi "Tak Ada Subsidi BBM!" Gratis

Maaf sehubungan dengan adanya kontroversi yang dikhawatirkan justru malah membawa mudharat, file presentasi “Tidak Ada Subsidi BBM!” saya hapus dari blog ini. Anggap saja tidak ada. Di bawah ada juga komentar-komentar dari rekan-rekan baik yang pro mau pun yang kontra. Silahkan dipelajari.


Tapi sebagai gantinya saya telah mencari data yang lebih komplit dan komprehensif di:


http://infoindonesia.wordpress.com/2008/05/26/revisi-file-presentasi-%e2%80%9ctak-ada-subsidi-bbm%e2%80%9d-dan-penjajahan-kompeni


Saya sendiri berharap kita punya informasi yang lengkap dan akurat tentang rincian biaya BBM di Indonesia sehingga didapat informasi yang akurat dan transparan. Bagi rekan2 yang punya silahkan beri informasi di komentar. Meski ini cuma Blog, saya harap semua informasi/data berasal dari sumber/link yang jelas sehingga bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Lihat betapa jelasnya Pemerintah AS memberi informasi BBM bagi rakyat mereka:


===


http://www.energy.ca.gov/gasoline/margins/index.html


WWW.ENERGY.CA.GOV / GASOLINE / MARGINS


Estimated 2008 Gasoline Price Breakdown & Margins Details


==


Saya harap perdebatan tentang ini dihentikan dan silahkan diskusi/informasi imbangannya diforward ke milis2 yang anda ikuti.


Kita doakan saja semoga bangsa kita selamat menghadapi ujian ini.


Salam



Berikut adalah file presentasi “Tidak Ada Subsidi BBM!” yang berisi berbagai informasi keliru tentang BBM.



Sebagai contoh orang mengira Pemerintah menanggung rugi hingga Rp 123 trilyun per tahun jika harga BBM tidak naik. Padahal kenyataannya pemerintah dengan harga minyak Internasional mencapai US$ 125/barrel tetap untung Rp 165 trilyun per tahun jika manajemennya benar karena impor sebenarnya kurang dari 20% kebutuhan minyak kita. Sisanya bisa ditutupi dengan produksi dalam negeri.



Kemudian Pemerintah selalu menganggap rakyat Indonesia boros BBM. Berbagai iklan di televisi selalu menyuruh rakyat hemat. Kenyatannya pemakaian BBM di Indonesia menempati urutan 116 di bawah negara Afrika seperti Namibia dan Botswana.


Selasa, 06 Mei 2008

Tabel Simulasi Harga BBM di Indonesia

Meski harga minyak naik hingga US$ 100 per barrel, dengan harga BBM yang sekarang Indonesia akan tetap untung sebesar US$ 18 milyar atau rp 168 trilyun per tahun. Kenapa? Karena produksi minyak dalam negeri jauh lebih besar ketimbang impor. Berikut datanya.


Senin, 28 April 2008

Sebagian Besar Energi Diekspor - Energi Indonesia untuk Siapa?

Di bawah ini berbagai artikel yang mengungkap bagaimana Indonesia yang dilanda krisis energi justru merupakan eksportir besar di bidang energi.



Meski rakyat kesulitan mendapatkan energi seperti harus antri minyak tanah berjam-jam, BBM juga sering antri, PLN sering padam (bahkan di Jakarta tadi malam 26 April 2008 padam cukup lama selama berjam-jam) pabrik dan juga pengusaha transportasi merugi karena BBM naik, toh Indonesia merupakan eksportir minyak mentah terbesar di kawasan Australasia. Dari produksi 977 ribu bph (turun dari 1,3 juta bph), 500 ribu bph diekspor. Lebih separuh minyak yang kita produksi diekspor ke luar negeri.



Indonesia juga merupakan eksportir LNG terbesar di dunia. Indonesia mengekspor 70% produk batubara. Energi tersebut diekspor ke Jepang, Korsel, Taiwan, dsb.


Minggu, 27 April 2008

Stop Kenaikan Harga BBM dan Kekeliruan Subsidi Langsung

Akhir-akhir ini berkembang wacana dari INDEF dan KADIN untuk menaikan harga BBM. Alasannya subsidi BBM Rp 126 trilyun sudah terlalu besar dan bisa dialihkan menjadi subsidi langsung ke bidang pangan dan kesehatan untuk rakyat. Selain itu selisih harga BBM subsidi dan non subsidi hendaknya tak lebih dari Rp 1000/liter saja kata mereka.



Meski sekilas benar, namun wacana seperti ini tak lebih dari penipuan yang akan membuat rakyat semakin menderita.


Rabu, 02 April 2008

Meroketnya Harga Minyak, Kongres AS Panggil Pengusaha Minyak AS

Berita VOA yang dilansir MetroTV pagi ini (3 April 2008) menyatakan bahwa Kongres AS memanggil 5 perusahaan minyak terkemuka berhubung terus membubungnya harga minyak sementara keuntungan perusahaan2 minyak tersebut mencapai US$ 123 milyar atau Rp 1.131 Trilyun! (1US$=9.200)



Ada satu perusahaan yang untung US$ 40 milyar padahal biaya investasinya hanya US$ 100 juta. Untung 40.000%!


Selasa, 01 April 2008

Indonesia Harus Bayar US$ 426 Juta untuk 7% Saham Newmont?

Di footer MetroTV dinihari 2 April 2008 saya lihat Perusahaan AS Newmont yang bergerak di bidang tambang emas menawarkan 7% sahamnya ke pemerintah Indonesia seharga US$ 426 juta. Artinya 100% saham Newmont itu dihargai US$ 6 milyar lebih atau sekitar Rp 57,2 trilyun (US$1=Rp 9.400).



Padahal berapa sih harga peralatan yang dimiliki PT Newmont? Paling beberapa excavator serta beberapa alat untuk mendulang emas. Paling nilainya tidak lebih dari Rp 1 trilyun. Teman saya saja yang menambang emas dengan keuntungan sekitar Rp 250 juta per bulan modalnya tidak sampai Rp 500 juta.


Rabu, 27 Februari 2008

Indonesia: Kaya Migas, Ekspor Migas, dan Kekurangan Migas

Antri BBM di SamarindaIndonesia dilanda krisis energi. Negara Indonesia kaya dengan minyak, gas, dan batubara. Toh rakyat kekurangan minyak dan gas. Sering rakyat menghabiskan waktu berjam-jam dan tenaga hanya untuk antri minyak tanah dan gas. PLN pun sering padam. Akibatnya pabrik-pabrik dan kantor berhenti beroperasi. Karyawan dan buruh menganggur.



Rakyat diminta menghemat pemakaian energi. Padahal menurut Faisal Basri di Kompas, konsumsi listrik Indonesia sudah paling rendah di banding negara2 ASEAN lainnya, bahkan Cina. Pemakaian listrik di Indonesia hanya 400 kWh, sementara Filipina 500 kWh,Thailand 1.500 kWh, dan Malaysia 2.700 kWh.Ketersediaan listrik bagi rakyat Indonesia pun masih rendah, hanya sekitar separuh dari seluruh rumahtangga yang ada. Bandingkan dengan Vietnam yang sudah 79 persen, Filipina 80 persen, Thailand 84 persen, dan China 99 persen. Di antara 12 negara sekawasan, Indonesia menempati juara 11.


Selasa, 22 Januari 2008

Hemat BBM dengan Tata Kota

Tidak banyak orang yang membahas mengenai hal ini, tapi banyak hal yang bisa dihemat jika Tata Kota dilakukan dengan baik.


Paling tidak 2 juta pekerja di Jakarta berasal dari luar kota Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok. Jika sekali tempuh dari rumah hingga ke kantor masing-masing orang sejauh 50 km, maka pulang pergi mereka menempuh jarak sejauh 100 kilometer.



Senin, 14 Januari 2008

Exxon Kuasai 100% Hasil Gas Di Natuna

Di MetroTV Rabu 3 September 2007 saya lihat bahwa Exxon berkeras menguasai 100% hasil gas di Natuna dengan alasan biaya operasionalnya tinggi sehingga rakyat Indonesia tidak dapat apa-apa. Padahal teman2 saya yang ke sana menyaksikan bagaimana fasilitas karyawan Exxon sangat mewah. Exxon sendiri mengantongi keuntungan hingga Rp 360 trilyun setiap tahun dari pengelolaan minyak dan gas di berbagai negara termasuk Indonesia.



Cara/Solusi Mengatasi Kemiskinan di Indonesia

Gunung Cikuray dan Sawah yang subur - Kekayaan Alam Indonesia


Pada Hari Kemiskinan Internasional lalu berbagai pihak menyatakan perang melawan kemiskinan. Ditargetkan pada tahun 2015 Indonesia bebas dari kemiskinan. Ini tekad yang bagus.


Namun selain tekad, harus didukung dengan niat yang ikhlas, perencanaan, pelaksanaan dan juga pengawasan yang baik. Tanpa itu semua hanya omong belaka.


Menghilangkan kemiskinan boleh dikata mimpi atau hanya janji surga. Tapi mengurangi kemiskinan sekecil mungkin bisa dilakukan. Ada beberapa program yang perlu dilakukan agar kemiskinan di Indonesia bisa dikurangi.