Rabu, 04 Februari 2015
Faisal Basri: Bensin Premium Rp 6.700/Liter Mahal Banget
Faisal Basri: Bensin Premium Rp 6.700/Liter Mahal Banget
Tumben pernyataannya rada waras... :)
Cuma sebagai Ekonom dan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas kenapa Faisal Basri baru ngomong sekarang kalau harga bensin kita kemahalan? Kenapa tidak dari dulu2?
Sebagai ekonom dan juga pejabat migas harusnya wawasan dan informasinya luas. Ilmunya dipakai untuk memberi masukan yang benar pada pemerintah sehingga kebijakan pemerintah juga benar.
Lebih murahnya harga bensin AS daripada Indonesia sudah saya tulis tanggal 2 Januari yang lalu. Jadi kalau tanggal 3 Februari Faisal Basri baru bilang, itu telat sekali.
Harusnya sekarang harga bensin Premium cukup Rp 5000-6000/ltr. Mudah2an dengan demikian harga2 barang bisa kembali turun.
Rabu, 12 Februari 2014
Indonesia Impor BBM dari Singapura?
Kamis, 17 Oktober 2013
Ditemukan Cadangan Minyak Sebesar 233 Milyar Barel di Australia
![]() |
| An old opal mining truck marks the entrance to the opal mining town of Coober Pedy situated close to Arckaringa Basin Photo: REX FEATURES |
Trillions of dollars worth of oil found in Australian outback
Selasa, 28 Februari 2012
Ayo Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing!
Ayo Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing!
Hasil migas Indonesia yg 90% lebih dikuasai perusahaan asing tak bisa mensejahterakan rakyat Indonesia karena mayoritas dinikmati asing. Bahkan rakyat harus beli BBM dgn harga mahal dan sering antri karena BBM langka.
Jangan biarkan rakyat Indonesia seperti Ayam yang mati kelaparan di Lumbung Padi.
Para pejabat yang mapan atau pun ekonom Neolib yang dapat uang kucuran minyak dari perusahaan-perusahaan minyak asing tak dapat diharapkan. Namun saya berharap para pemuda bisa bergerak memaksa para pemimpin agar Indonesia merdeka mengelola kekayaan alamnya sendiri sehingga rakyat Indonesia bisa makmur sejahtera. Para pemuda yang dulu berhasil memaksa Soekarno untuk memproklamasikan Kemerdekaan RI, insya Allah juga bisa melakukan lagi sekarang agar Indonesia bisa merdeka secara penuh.
Yang setuju dengan ide ini, sebarkan ke yang lain sebanyak-banyaknya!
Kamis, 23 Februari 2012
Harga BBM Naik? Nasionalisasi Saja Kompeni2 Minyak Asing!
Selasa, 01 Juli 2008
Amerikanisasi BBM
Revrisond Baswir
Indonesia tampaknya benar-benar sedang menjadi sasaran empuk campur tangan Amerika. Ibarat adonan roti, melalui beberapa lembaga keuangan dan pendanaan internasional yang secara langsung dan tidak langsung berada di bawah kekuasaannya, Indonesia kini seperti sedang diremas-remas oleh Amerika untuk dibentuk menjadi donat atau roti keju.
Simak misalnya keributan di seputar kenaikan harga BBM yang terjadi belakangan. Jika ditelusuri ke belakang, boleh dikatakan hampir pada semua aspek perumusan kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM ini, sarat dengan campur tangan Amerika.
Rabu, 25 Juni 2008
USAID Buat Draft UU MIGAS 2000: Indonesia Dijajah AS?
Berikut adalah dokumen USAID (United States Agency for International Development, Lembaga Pemerintah AS) tentang “Penguatan Pengaturan Bidang Energi” di Indonesia yang menunjukkan campur tangan pemerintah AS mengenai sektor energi Indonesia.
Sekitar 90% migas Indonesia “dikelola” oleh perusahaan Multi National Companye (MNC) seperti Exxon Mobil, Chevron, Halliburtons, Unocal, yang mayoritas berasal dari AS. Dari “kerjasama tersebut” MNC dari AS mendapat keuntungan yang sangat besar melebihi dari kontrak bisnis yang wajar. Sebagai contoh jika ongkos pompa minyak (tidak termasuk pengilangan dan distribusi ke SPBU) yang wajar hanya sekitar US$ 4/barrel (Rp 231/liter), maka MNC mengeruk keuntungan hingga US$ 50/barrel atau lebih dari 12 kali lipat. Jika dikalikan dengan 365 juta barrel/tahun maka keuntungan lebih MNC tersebut adalah Rp 154,5 trilyun.
Rabu, 18 Juni 2008
Download Revisi File Presentasi “Tak Ada Subsidi BBM” dan Penjajahan Kompeni
Secara matematis memang dengan jumlah konsumsi minyak 1,2 juta bph (barrel/hari), produksi 1 juta bph, dan impor 0,2 juta bph dengan biaya produksi US$ 15/barrel, harga jual US$ 77/barrel dan harga minyak Internasional US$ 125/barrel Indonesia harusnya untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun/tahun(1 barrel=159 liter dan 1 US$ = Rp 9.200). Anda juga bisa menghitung sendiri dengan spreadsheet/kalkulator anda.
Tapi pernyataan rugi pemerintah bisa jadi satu kebenaran/bukan kebohongan karena “Cost Recovery” tahun 2008 untuk produksi sekitar 1 juta bph besarnya menurut LMND Rp 74 trilyun ditambah bagi hasil 15%. Deputi Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Dodi Hidayat mengungkapkan bahwa bagi hasil berikut cost recovery bisa mencapai 60:40.
Senin, 16 Juni 2008
Penyapu Jalan Tewas Kelaparan
Mungkin inilah korban pertama kenaikan harga BBM yang mati kelaparan dan diberitakan di media massa. Penghasilan RP 750 ribu per bulan yang harus dibagi untuk 5 anggota keluarga tentulah tidak cukup untuk wilayah kota Bogor.
Jelas mereka tidak mendapat BLT yang digembar-gemborkan pemerintah mencakup 19,1 juta keluarga. Banyak juga buruh yang tidak mendapat BLT.
Selasa, 10 Juni 2008
Download File Presentasi Solusi Hemat BBM, Listrik, dan Energi Terbarui
Harga BBM kian meroket dari US$ 20/barrel di tahun 2002 menjadi US$ 138/barrel di tahun 2008. Bahkan seorang “Pelaku Pasar” memperkirakan akan naik hingga US$ 200/lebih. Artinya harga bensin bisa naik hingga Rp 12.500/liter lebih.
Jika anda naik mobil dengan rasio 1:10, maka untuk setiap km anda harus mengeluarkan uang Rp 1.250 untuk BBM. Padahal dengan Mobil listrik anda hanya mengeluarkan kurang dari Rp 100/km. Bahkan jika anda pakai sepeda listrik, uang yang dikeluarkan cukup Rp 10/km padahal sepeda listrik ini bisa melaju hingga 40 km/jam. Anda bisa menghemat sampai 125 kali lipat.
Kamis, 29 Mei 2008
Sepeda dan Mobil Listrik: Solusi Murah Penghematan BBM
Dengan meroketnya BBM semakin besar pula pengeluaran untuk perjalanan anda. Bayangkan, jika sehari anda bepergian 40 km pulang pergi, jika memakai mobil anda harus mengeluarkan 4 liter bensin atau Rp 24 ribu sehari. Sedang untuk motor Rp 6.000. Dalam setahun anda menghabiskan Rp 11 juta untuk Mobil (lihat tabel bawah) atau Rp 3,3 juta untuk motor.
Yang jadi solusi untuk perjalanan dalam kota adalah kendaraan listrik. Ada sepeda dan mobil listrik. Untuk sepeda anda cukup mengeluarkan Rp 100 untuk setiap 10 km. Jadi anda hanya mengeluarkan Rp 400 jika naik sepeda listrik setiap hari atau Rp 144 ribu dalam setahun. Untuk mobil anda mengeluarkan rp 100 untuk setiap 1 km. Anda hanya mengeluarkan Rp 4.000 setiap hari atau Rp 1,44 juta dalam setahun. Anda bisa menghemat Rp 8 juta lebih setahunnya!
Rabu, 28 Mei 2008
LIPI: Kenaikan BBM Picu Kriminalitas
Laporan wartawan Persda Network Hasanuddin Aco
Kompas.com, 28-5-2008 - Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) memperkirakan angka kriminalitas akan meningkat sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Kenaikan harga BBM hampir pasti akan menyebabkan semakin sempitnya lapangan kerja baru akibatkan pengangguran bertambah, dan yang jelas akan memicu angka kriminalitas," kata Peneliti P2E LIPI Dr Wijaya Adi di Jakarta, Rabu (28/5).
1 Barrel (42 Gallon) Minyak Mentah Menghasilkan 44 Gallon Produk Minyak
Dari situs US Energy Information Administration dijelaskan bahwa dari 1 barrel (42 gallon) minyak setelah dikilang jadi 44 galon lebih produk minyak yang punya daya jual. Bahkan untuk Avtur harganya lebih tinggi dari bensin. Berikut penjelasannya.
Setelah minyak mentah diangkat dari dalam tanah kemudian dikirim ke kilang minyak lewat pipa, kapal, atau tongkang. Di Pengilangan berbagai bagian minyak mentah dipisah menjadi berbagai produk minyak yang bermanfaat. Minyak mentah diukur dalam barrel = 42 US Gallon = 159 liter. 42 galon (1 barrel) minyak akan menghasilkan lebih dari 44 gallon produk minyak. Tambahan 2 gallon itu serupa dengan popcorn (jagung letup) yang bertambah besar setelah mengembang.
Revrisond Baswir: Kenaikan BBM Cuma Alasan untuk Ciptakan Liberalisasi Sektor Migas
EraMuslim.com. 27 Mei 2008. Kenaikan harga BBM sebenarnya merupakan satu bagian kecil dari upaya liberalisasi sektor migas di negeri ini. Nantinya, Pertamina, perusahaan miyak yang selama ini menjadi pengelola tunggal itu akan bersaing dengan lebih dari 40 perusahaan migas asing yang sudah mengantongi izin untuk membuka 20.000 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia, dengan harga standar internasional.
Berikut ini perbincangan dengan Kepala Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada Drs. Revrisond Baswir, M.B.A, yang ditemui dalam Seminar Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung DPR, Jakarta. Berikut petikannya:
Kamis, 22 Mei 2008
Kwik Kian Gie: Istilah Subsidi BBM Menyesatkan. Mengapa Dipakai Untuk Menaikkan Harga Lagi??
http://www.koraninternet.com/web/index.php?pilih=lihat&id=4565
Dalam tulisan ini saya membuat beberapa kalkulasi tentang jumlah uang yang masuk karena penjualan BBM dan uang yang harus dikeluarkan untuk memproduksi dan mengadakannya. Hasilnya pemerintah kelebihan uang. Mengapa dikatakan pemerintah harus mengeluarkan uang untuk memberi subsidi, sehingga APBN-nya jebol. Dan karena itu harus menaikkan harga BBM yang sudah pasti akan lebih menyengsarakan rakyat lagi setelah kenaikan luar biasa di tahun 2005 sebesar 126%.
Minggu, 18 Mei 2008
Faisal Basri Pro Pasar? - Terbelenggu Mitos Bahan Bakar Minyak
Sedih juga melihat Faisal Basri terkesan sangat pro Pasar. Lihat pernyataannya:
==
FB: Tak seorang pun bisa melawan hukum pasar.
==
Adakah kalau pasar sekarang dipermainkan spekulan pasar hingga minyak meroket dari US$ 20 jadi US$200 pemerintah harus diam saja dan mengikuti pasar sehingga rakyat harus beli premium sampai Rp 20 ribu/liter? Lihat di www.infoindonesia.wordpress.com bagaimana harga minyak meroket melebihi kewajaran akibat ulah spekulan.
Minggu, 11 Mei 2008
Download File Presentasi "Tak Ada Subsidi BBM!" Gratis
Maaf sehubungan dengan adanya kontroversi yang dikhawatirkan justru malah membawa mudharat, file presentasi “Tidak Ada Subsidi BBM!” saya hapus dari blog ini. Anggap saja tidak ada. Di bawah ada juga komentar-komentar dari rekan-rekan baik yang pro mau pun yang kontra. Silahkan dipelajari.
Tapi sebagai gantinya saya telah mencari data yang lebih komplit dan komprehensif di:
Saya sendiri berharap kita punya informasi yang lengkap dan akurat tentang rincian biaya BBM di Indonesia sehingga didapat informasi yang akurat dan transparan. Bagi rekan2 yang punya silahkan beri informasi di komentar. Meski ini cuma Blog, saya harap semua informasi/data berasal dari sumber/link yang jelas sehingga bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Lihat betapa jelasnya Pemerintah AS memberi informasi BBM bagi rakyat mereka:
===
http://www.energy.ca.gov/gasoline/margins/index.html
WWW.ENERGY.CA.GOV / GASOLINE / MARGINS
Estimated 2008 Gasoline Price Breakdown & Margins Details
==
Saya harap perdebatan tentang ini dihentikan dan silahkan diskusi/informasi imbangannya diforward ke milis2 yang anda ikuti.
Kita doakan saja semoga bangsa kita selamat menghadapi ujian ini.
Salam
Berikut adalah file presentasi “Tidak Ada Subsidi BBM!” yang berisi berbagai informasi keliru tentang BBM.
Sebagai contoh orang mengira Pemerintah menanggung rugi hingga Rp 123 trilyun per tahun jika harga BBM tidak naik. Padahal kenyataannya pemerintah dengan harga minyak Internasional mencapai US$ 125/barrel tetap untung Rp 165 trilyun per tahun jika manajemennya benar karena impor sebenarnya kurang dari 20% kebutuhan minyak kita. Sisanya bisa ditutupi dengan produksi dalam negeri.
Kemudian Pemerintah selalu menganggap rakyat Indonesia boros BBM. Berbagai iklan di televisi selalu menyuruh rakyat hemat. Kenyatannya pemakaian BBM di Indonesia menempati urutan 116 di bawah negara Afrika seperti Namibia dan Botswana.
Selasa, 06 Mei 2008
Tabel Simulasi Harga BBM di Indonesia
Meski harga minyak naik hingga US$ 100 per barrel, dengan harga BBM yang sekarang Indonesia akan tetap untung sebesar US$ 18 milyar atau rp 168 trilyun per tahun. Kenapa? Karena produksi minyak dalam negeri jauh lebih besar ketimbang impor. Berikut datanya.
Senin, 28 April 2008
Sebagian Besar Energi Diekspor - Energi Indonesia untuk Siapa?
Di bawah ini berbagai artikel yang mengungkap bagaimana Indonesia yang dilanda krisis energi justru merupakan eksportir besar di bidang energi.
Meski rakyat kesulitan mendapatkan energi seperti harus antri minyak tanah berjam-jam, BBM juga sering antri, PLN sering padam (bahkan di Jakarta tadi malam 26 April 2008 padam cukup lama selama berjam-jam) pabrik dan juga pengusaha transportasi merugi karena BBM naik, toh Indonesia merupakan eksportir minyak mentah terbesar di kawasan Australasia. Dari produksi 977 ribu bph (turun dari 1,3 juta bph), 500 ribu bph diekspor. Lebih separuh minyak yang kita produksi diekspor ke luar negeri.
Indonesia juga merupakan eksportir LNG terbesar di dunia. Indonesia mengekspor 70% produk batubara. Energi tersebut diekspor ke Jepang, Korsel, Taiwan, dsb.
Minggu, 27 April 2008
Stop Kenaikan Harga BBM dan Kekeliruan Subsidi Langsung
Akhir-akhir ini berkembang wacana dari INDEF dan KADIN untuk menaikan harga BBM. Alasannya subsidi BBM Rp 126 trilyun sudah terlalu besar dan bisa dialihkan menjadi subsidi langsung ke bidang pangan dan kesehatan untuk rakyat. Selain itu selisih harga BBM subsidi dan non subsidi hendaknya tak lebih dari Rp 1000/liter saja kata mereka.
Meski sekilas benar, namun wacana seperti ini tak lebih dari penipuan yang akan membuat rakyat semakin menderita.

