Tampilkan postingan dengan label Pemimpin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemimpin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 September 2014

Tong Kosong Nyaring Bunyinya


Tong Kosong Nyaring Bunyinya
Para pemimpin kita meski tidak gembar-gembor, namun karyanya begitu besar dan dapat dinikmati hingga sekarang.
Tanpa gembar-gembor Soekarno dan Soeharto meninggalkan pada kita transportasi massal seperti Kereta Api Listrik (KRL) dari Jakarta ke Bogor, Tangerang, Bekasi, dsb. Bahkan sampai ke Surabaya.
Tanpa pencitraan mereka buat berbagai Universitas seperti UI, ITB, ITS, Andalas, dsb.
Tanpa banyak cingcong mereka bangun Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Tanjung Priok, dsb.
Tanpa banyak kata, mereka bangun berbagai jalan tol seperti Jagorawi, Cikampek, Merak, dsb.
Mereka bangun pula berbagai jalan layang / fly over seperti Jembatan Semanggi, Jembatan Cawang, Jembatan Jatinegara, dsb.

Mereka bangun pula berbagai BUMN seperti Pertamina, Telkom, PLN, dsb.

Selasa, 16 September 2014

Bisakah Anda Rasakan Bedanya?


Bisakah Anda Rasakan Bedanya?

Ada yang membandingkan dgn orang Jepang.
Orang2 Jepang membungkuk untuk memberi hormat. Jika sederajad, lawannya juga balas membungkuk.
Tapi terhadap atasan, saat mereka membungkuk, Atasan tidak balas membungkuk. 

Di Jepang, seorang atasan tidak akan membungkuk terhadap bawahan yang membungkuk:

Selasa, 22 Juli 2014

Pemimpin Indonesia yang Ideal


Pemimpin Indonesia yang ideal itu adalah sederhana dan merakyat. Satu faktor penyebab kemenangan Jokowi adalah tampil sederhana dan merakyat. Meski ada berita Kompas dan Tempo yang menyatakan sebaliknya, tapi mayoritas berita menyatakan Jokowi sederhana dan merakyat. Sehingga banyak rakyat yang simpati.

Pemimpin ini harus jujur, cerdas, amanah, dan komunikatif. Pintar berpidato itu satu keunggulan untuk menarik simpati rakyat. Contohnya Bung Karno merupakan orator yang ulung. Dia harus merupakan tokoh masyarakat yang teruji. Biasa memimpin.

Sabtu, 03 Mei 2014

Jangan Tipu Rakyat NTT dengan Pencitraan


Kompas pun sekarang sudah kritis terhadap Jokowi. Media yang betul-betul mendukung pencitraan Jokowi paling Tempo, The Jakarta Post, dsb.
Bagaimana mungkin Jokowi bilang memasok sapi dari NTT ke Jakarta 823.000 ekor sementara surplus produksi sapi NTT hanya 38.079 ekor? Produksi sapi NTT 96.614 ekor sementara konsumsi warga NTT 58.535 ekor.  Kalau benar, 21 tahun baru NTT bisa mengekspor sapi sebanyak 823.000 ekor sementara Jokowi baru jadi Gubernur Jakarta belum 2 tahun...

Minggu, 27 April 2014

Tribunnews: Prabowo Melesat Naik dan Jokowi Menurun


Sumber dari Tribunnews juga menunjukkan popularitas Prabowo melesat naik sehingga cuma terpaut kurang dari 1% dgn Jokowi. Padahal sebelumnya Jokowi 61% lebih.
Ini menunjukkan Popularitas Jokowi pasca kenaikan pajak PBB nan amat tinggi di Jakarta (13x lipat lebih) dan berbagai proyek yg mangkrak seperti Railbus dan Esemka menurun. Walhasil popularitas Prabowo pun menanjak.

Tribunnews:
Menurut data yang masuk ke situs Tribunnews.com, Jokowi meraih 48,50 persen dukungan pembaca sementara Prabowo Subianto meraih 47,90 persen. Sedangkan posisi Abu Rizal Bakrie, Capres yang akan diusung Partai Golkar stagnan di 0,40 persen, kemudian 3,17 persen memilih caleg (red: capres) lainnya.

Tempo: Amien Rais Dukung Prabowo


Mudah2an Hatta Radjasa dan PAN mau mengikuti Amien Rais dan koalisi dgn Prabowo Subantio.
Agar makmur, Indonesia harus mandiri.
Bukan dipimpin oleh orang2 yg biasa jual aset2 bangsa atau pun impor produk asing. Bukan pula oleh 2 partai terkorup.
Popularitas Jokowi sekarang sdh "Down the Hill". Menurun sbb hasil nyaris tak ada. Sudah ada warga yg teriak "Pencitraan" saat Jokowi blusukan di Senen... Diperkirakan menjelang Pilpres paling tinggal 20-30% lagi. Yang mendukung Jokowi banyak. Tapi yang anti Jokowi lebih banyak lagi:
TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Amien Rais mengatakan merasa lebih pas mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI. "Kalau Anda memaksa, saya katakan iya," kata Amien di rumahnya di Yogyakarta, Kamis 24 April 2014.

Jumat, 04 April 2014

Jokowi Mau Dibunuh? Antara Pencitraan dan Penghinaan


Save Jokowi
Jangan2 dulu pembakaran bengkel Jokowi dan pemboman pos polisi di Solo saat Pilgub DKI direkayasa. Seolah2 Jokowi dizalimi dan Foke pelakunya?
Ini bukan pertamakali Prabowo nyapres. Toh sebelumnya aman2 saja. Cuma Pemilu kali ini saja kesannya lebay sekali...

Sekarang dibuat berita seolah2 Prabowo ingin membunuh Jokowi. Akhirnya masyarakat pun simpati dengan Jokowi dan segera membentuk berbagai perkumpulan seperti "Save Jokowi" dsb. Pencitraan yang basi...

Rabu, 17 Oktober 2012

Jokowi: Saya Blusukan ke Kampung Biar Dinas-Dinas Bisa Kuasai Lapangan


Alhamdulillah Jokowi dalam sehari langsung turun ke lapangan 3-4x. Umumnya para pejabat "anteng" di rumahnya yang ber-AC dan ruang kantornya yang ber-AC. Padahal tidak ada masalah apa-apa di situ.


Selama 40 tahun tinggal di Otista 3 yang jaraknya dengan rumah Walikota Jakarta Timur cuma 700 meter, belum pernah saya melihat pak Walikota turun meninjau daerah kami. Jadi mukanya saja sampai saat ini tidak tahu. Bagaimana pemimpin seperti itu bisa memahami masalah rakyatnya dan menyelesaikannya? Banyaknya jambret berkeliaran, pencurian, tawuran yang terjadi, mungkin dia tidak tahu.



Jokowi: Saya Blusukan ke Kampung Biar Dinas-Dinas Bisa Kuasai Lapangan


Minggu, 26 Agustus 2012

Harta Kekayaan Calon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta

HARTA KEKAYAAN CAGUB-CAWAGUB DKI JAKARTA
Fauzi Bowo Rp 59,3 miliiar (Pejabat)
Nachrowi Ramli Rp 15,7 miliar (Tentara)
Joko Widodo Rp 27,2 miliar (Pengusaha-Pejabat)
Basuki Tjahaja Purnama Rp 12.4 miliar (Pengusaha-Pejabat).


Gaji pejabat/tentara sekitar rp 50 juta/bulan. Jadi kalau mereka kerja selama 30 tahun (360 bulan), kira2 berapa hartanya?

Minggu, 19 Agustus 2012

Konsistensi / Istiqomah Dukung Pemimpin yang Bersih dan Ahli


Di berbagai jejaring sosial seperti Facebook, muncul sindiran Foto Hidayat Nur Wahid seperti di atas di mana seolah-olah Hidayat Nur Wahid menyatakan:




"Saat kampanye kemarin saya banyak mengkritik FOKE. Setelah berobat ke Klinik TONG FANG, Alhamdulillah.. sekarang saya mendukung FOKE. TERIMAKASIH TONG FANG"



Tentu saja gambar di atas tidak benar karena HNW (sepertinya) belum pernah ke Klinik Tong Fang. Namun perubahan sikap yang drastis dari mengkritik hingga mendukung dalam waktu sekitar 1 bulan, seolah-olah merupakan "keajaiban".



"Jangan memilih calon yang terang-terangan pernah dilaporkan ke KPK," ungkap Hidayat di Balai Rakyat, Matraman, Jumat (6/7). Begitu diberitakan di Republika 6 Juli 2012.

Rabu, 08 Agustus 2012

Jokowi: Walikota Solo yang Humanis dan Berprestasi


Alhamdulillah ada juga tokoh bagus yang bisa diberitakan...:)


Agar Indonesia makmur, butuh pemimpin yang amanah dan peduli pada rakyatnya. Mudah-mudahan para tokoh, parpol, dan pejabat bisa mendukungnya juga. Ada pun kita bisa mendukungnya dengan mempromosikan di milis-milis dan blog yang kita miliki jika perlu membuat dan memasang spanduk agar rakyat tidak salah pilih dan didapat pemimpin yang amanah.


Jarang-jarang ada pemimpin di Indonesia yang bagus dan humanis. Oleh karena itu saya tampilkan Jokowi yang mampu memindahkan pedagang kaki lima di Solo tanpa harus menggusur mereka. Jokowi dengan cerdas mengatasi masalah dengan Win-Win Solution.


Hebatnya lagi, tidak seperti pemimpin lain yang mengeluh soal gaji atau minta naik gaji, dia tidak pernah mengambil gajinya. Usaha Mebelnya yang sudah ada sebelum jadi walikota sudah cukup untuk menghidupinya.


Contohnya agar mau dipindahkan, Jokowi mengajak para pedagang itu makan-makan setiap minggu. Pada acara makan ke 54, baru dia berani menyatakan bahwa dia akan memindahkan para pedagang.


Difitnah Kafir, Ternyata Jokowi dan Keluarganya Sudah Haji Semua


Ibunda Jokowi, Sujiatmi: saya dan suami saya Muslim dan sudah haji. Begitu pula semua anak2 saya juga sudah haji semua. Kedua orang tua (Kakek Nenek Jokowi) juga Muslim.
Para Ustad yang memfitnah Jokowi dan Keluarganya sebagai Kafir mudah2an sadar. Jika tuduhan tsb tak benar, merekalah yang kafir dan amal mereka sia-sia di akhirat nanti.


Di Vivanews diberitakan Sujiatmi (ibu Jokowi) mengaku jika setiap pagi selalu rutin mengikuti pengajian di masjid dekat rumah.


Senin, 02 April 2012

Daftar Calon Gubernur DKI Jakarta 2012

Inilah Calon Gubernur DKI Jakarta 2012 yang akan diadakan pada tanggal 11 Juli 2012. Sebaiknya jangan pilih calon yang didukung oleh Partai Pendukung Kenaikan Harga BBM. Sebab Parpol tersebut tentu bisa mempengaruhi cagub dengan dukungan yang dia berikan:


http://infoindonesia.wordpress.com/2012/04/02/partai-pendukung-kenaikan-harga-bbm-dan-penentangnya/

Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).


Facebook: https://www.facebook.com/jokowi

[caption id="attachment_1366" align="alignleft" width="272" caption="Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama"]Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama[/caption]

Pasangan ini diajukan oleh PDIP dan Gerindra. Jokowi saat ini menjabat sebagai Walikota Solo untuk periode ke 2. Sementara Ahok adalah anggota DPR dari fraksi Golkar dan mantan Bupati Belitung Timur. Namun Ahok tidak didukung oleh Golkar yang saat ini menjagokan Alex Noerdin.


Beberapa prestasi Jokowi saat menjabat sebagai Walikota Solo adalah Memindahkan pedagang K5 tanpa menggusur dengan menyediakan tempat berdagang yang layak dengan biaya Rp 2600/hari, menurunkan tarif Railbus dari Rp 30 ribu dari Rp 3 ribu. Melarang Supermarket raksasa buka toko di dekat pasar, menegur langsung Kepsek yg melakukan pungutan uang dan terakhir menjadikan Mobil Esemka sbg mobil Dinas bahkan mengendarainya.


Senin, 30 Mei 2011

Matriks Prestasi SBY versus Soeharto

Ada survey yang menyatakan bahwa hidup di zaman Soeharto lebih baik ketimbang di zaman SBY. Tentu saja kubu SBY menyatakan itu tidak benar. Di zaman SBY, pers bebas, orang juga bebas melakukan demo. Sedang di zaman Soeharto, pers yang kritis dibreidel, dan sulit untuk berdemo.


Tapi di sisi lain, pers bebas akhirnya melahirkan juga penyakit pornografi. Kemudian orang memang bebas demo, namun pemerintah dan DPR nyaris tidak mendengar aspirasi rakyat. Harga-harga barang terus naik menjulang tinggi.


Rabu, 18 Mei 2011

Isu M Nazarudin: Dari Perkosa SPG Hingga Penipuan Rp 7 Miliar


Inilah berbagai berita tentang M Nazaruddin (anggota DPR RI dari Partai Demokrat) dari isyu memperkosa SPG, korupsi Wisma Atlet, Mafia Korupsi melalui pengaturan anggaran, hingga penipuan Rp 7 Milyar yang dikumpulkan di Kaskus dari berbagai media massa:


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8534006


Isu M Nazarudin: Dari Perkosa SPG Hingga Penipuan Rp 7 Miliar
Tribunnews.com - Jumat, 13 Mei 2011 00:50 WIB


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar tak sedap rupanya bukanlah cerita baru buat politisi Demokrat yang belakngan namanya menjadi sorotan, Muhammad Nazarudin. Kiprahnya di dunia politik, khususnya sejak bergabung dengan Partai Demokrat, kerap dihiasi oleh kabar jelek.


Selasa, 14 Desember 2010

Jangan Pilih Capres Antek Amerika Serikat

Banyak Politikus seperti Amien Rais yang yakin bahwa AS sangat berpengaruh dalam menentukan siapa yang akan jadi presiden di negeri ini. Lembaga-lembaga bentukan AS dan berpusat di AS seperti Bank Dunia, IMF, USAID, dan sebagainya akan menggelontorkan uang dan juga massa lewat LSM2 yang mereka danai untuk kampanye Capres boneka mereka.


AS mampu membentuk seorang Capres atau tokoh boneka mereka jadi tokoh yang cerdas, bersih, dan santun. Padahal mereka tak lebih dari antek Amerika Serikat yang merampok ratusan ribu trilyun rupiah dari kekayaan alam Indonesia.


Selasa, 05 Januari 2010

Mobil Mewah Pejabat Rp 1,3 Milyar dan Jutaan Rakyat yang Kelaparan


Data WHO menyebutkan, selama tiga tahun terakhir (2005-2007) sedikitnya 50 ribu orang Indonesia melakukan bunuh diri akibat kemiskinan dan himpitan ekonomi (Harian SIB). Di Yahukimo, Papua, dikabarkan 113 orang meninggal dunia karena kelaparan (Okezone.com). Berdasarkan data statistik kesehatan Departemen Kesehatan tahun 2005, dari 241.973.879 penduduk Indonesia sebanyak enam persen atau sekitar 14.500.000 orang menderita gizi buruk (baca: kelaparan). Sebagian besar penderita gizi buruk tersebut berusia di bawah lima tahun (Kompas.com). Sepertiga Balita di Indonesia mengalami kurang gizi/busung lapar akibat kelaparan.



Sementara hutang Indonesia setiap tahun terus bertambah hingga saat ini melebihi Rp 1.600 trilyun.


Selasa, 17 Maret 2009

Parpol dgn Ekonomi Rakyat VS Kapitalis Neoliberalis - Gerindra Ajukan Sosialisme


Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.



Saat ini parpol di Indonesia seperti Golkar, PD, PDIP itu mengusung sistem Kapitalis/Neoliberalis. Sistem ini mengandalkan Bursa Saham yang menurut Prabowo tak lebih dari tempat perjudian kelas kakap. Kemudian sistem Ekonomi Pengemis yang mengandalkan datangnya "Investor Asing" yang tak lebih dari spekulan saham/valas yang begitu krisis langsung kembali ke negaranya. Sistem ini juga mengandalkan "Privatisasi" berikut penyerahan kekayaan alam Indonesia ke perusahaan2 asing.



Selasa, 09 September 2008

Isyu Jual Beli Kursi Caleg dan Pemukulan Djoko Edhi

[caption id="attachment_211" align="alignleft" width="204" caption="Djoko Edhi"]Djoko Edhi[/caption]


Di bawah adalah berbagai berita tentang isyu jual beli kursi Caleg dan pemukulan yang dilakukan Caleg PPP, Djoko Edhi Abdulrahman, terhadap mantan politikus PPP Bahrudin Dahlan. Baharudin menuduh Djoko Edhi menjadi calo kursi caleg di PPP.



Terlepas dari benar-salah berita tersebut, jika benar ada parpol yang memperjual-belikan nomor urut Caleg yang jadi, maka yang jadi ”Wakil Rakyat” adalah para ”Penyuap” yang pada akhirnya bukan membela rakyat, tapi berusaha dengan berbagai cara untuk mengembalikan uang yang telah dia berikan kepada Parpol tersebut.



Harusnya Caleg dipilih berdasarkan suara terbanyak/pilihan rakyat. Bukan berdasarkan banyaknya uang yang dia setor ke Parpol.



Semoga saja pemilihan Caleg betul-betul berdasarkan pilihan rakyat. Bukan berdasarkan nomor urut yang ditentukan oleh partai.


Selasa, 17 Juni 2008

Survey Calon Presiden Indonesia Pilihan Anda

Presiden Indonesia merupakan figur yang sangat penting. Dialah yang dipercaya untuk mengelola seluruh kekayaan alam Indonesia untuk mensejahterakan rakyatnya. Dialah yang bisa mengalokasikan pembagian modal yang adil berupa tanah, uang, atau peluang bagi seluruh rakyatnya sehingga semua bisa mencari nafkah dengan nyaman dan sejahtera.



Tapi pemimpin yang buruk cenderung hanya menaikkan harga barang atau gaji dan tunjangan pribadi serta kroninya tanpa memikirkan nasib rakyat lainnya. Dia juga bukannya menggunakan kekayaan alam Indonesia untuk memakmurkan rakyat, tapi justru diserahkan ke perusahaan-perusahaan asing dengan imbalan untuk kepentingan pribadi serta kroninya. Kabinet yang dipakai pun terdiri dari orang-orang neoliberalis yang hanya memikirkan kepentingan perusahaan MNC ketimbang rakyat. Kabinet Neoliberalis ini hanya memikirkan bagaimana mereka bisa menjual BUMN-BUMN yang ada lewat program Privatisasi.