Kamis, 25 September 2014
Tong Kosong Nyaring Bunyinya
Selasa, 16 September 2014
Bisakah Anda Rasakan Bedanya?
Selasa, 22 Juli 2014
Pemimpin Indonesia yang Ideal
Sabtu, 03 Mei 2014
Jangan Tipu Rakyat NTT dengan Pencitraan
Minggu, 27 April 2014
Tribunnews: Prabowo Melesat Naik dan Jokowi Menurun
Tempo: Amien Rais Dukung Prabowo
Jumat, 04 April 2014
Jokowi Mau Dibunuh? Antara Pencitraan dan Penghinaan
Rabu, 17 Oktober 2012
Jokowi: Saya Blusukan ke Kampung Biar Dinas-Dinas Bisa Kuasai Lapangan
Alhamdulillah Jokowi dalam sehari langsung turun ke lapangan 3-4x. Umumnya para pejabat "anteng" di rumahnya yang ber-AC dan ruang kantornya yang ber-AC. Padahal tidak ada masalah apa-apa di situ.
Selama 40 tahun tinggal di Otista 3 yang jaraknya dengan rumah Walikota Jakarta Timur cuma 700 meter, belum pernah saya melihat pak Walikota turun meninjau daerah kami. Jadi mukanya saja sampai saat ini tidak tahu. Bagaimana pemimpin seperti itu bisa memahami masalah rakyatnya dan menyelesaikannya? Banyaknya jambret berkeliaran, pencurian, tawuran yang terjadi, mungkin dia tidak tahu.
Jokowi: Saya Blusukan ke Kampung Biar Dinas-Dinas Bisa Kuasai Lapangan
Minggu, 26 Agustus 2012
Harta Kekayaan Calon Gubernur dan Wagub DKI Jakarta
HARTA KEKAYAAN CAGUB-CAWAGUB DKI JAKARTA
Fauzi Bowo Rp 59,3 miliiar (Pejabat)
Nachrowi Ramli Rp 15,7 miliar (Tentara)
Joko Widodo Rp 27,2 miliar (Pengusaha-Pejabat)
Basuki Tjahaja Purnama Rp 12.4 miliar (Pengusaha-Pejabat).
Gaji pejabat/tentara sekitar rp 50 juta/bulan. Jadi kalau mereka kerja selama 30 tahun (360 bulan), kira2 berapa hartanya?
Minggu, 19 Agustus 2012
Konsistensi / Istiqomah Dukung Pemimpin yang Bersih dan Ahli
Di berbagai jejaring sosial seperti Facebook, muncul sindiran Foto Hidayat Nur Wahid seperti di atas di mana seolah-olah Hidayat Nur Wahid menyatakan:
"Saat kampanye kemarin saya banyak mengkritik FOKE. Setelah berobat ke Klinik TONG FANG, Alhamdulillah.. sekarang saya mendukung FOKE. TERIMAKASIH TONG FANG"
Tentu saja gambar di atas tidak benar karena HNW (sepertinya) belum pernah ke Klinik Tong Fang. Namun perubahan sikap yang drastis dari mengkritik hingga mendukung dalam waktu sekitar 1 bulan, seolah-olah merupakan "keajaiban".
"Jangan memilih calon yang terang-terangan pernah dilaporkan ke KPK," ungkap Hidayat di Balai Rakyat, Matraman, Jumat (6/7). Begitu diberitakan di Republika 6 Juli 2012.
Rabu, 08 Agustus 2012
Jokowi: Walikota Solo yang Humanis dan Berprestasi
Alhamdulillah ada juga tokoh bagus yang bisa diberitakan...:)
Agar Indonesia makmur, butuh pemimpin yang amanah dan peduli pada rakyatnya. Mudah-mudahan para tokoh, parpol, dan pejabat bisa mendukungnya juga. Ada pun kita bisa mendukungnya dengan mempromosikan di milis-milis dan blog yang kita miliki jika perlu membuat dan memasang spanduk agar rakyat tidak salah pilih dan didapat pemimpin yang amanah.
Jarang-jarang ada pemimpin di Indonesia yang bagus dan humanis. Oleh karena itu saya tampilkan Jokowi yang mampu memindahkan pedagang kaki lima di Solo tanpa harus menggusur mereka. Jokowi dengan cerdas mengatasi masalah dengan Win-Win Solution.
Hebatnya lagi, tidak seperti pemimpin lain yang mengeluh soal gaji atau minta naik gaji, dia tidak pernah mengambil gajinya. Usaha Mebelnya yang sudah ada sebelum jadi walikota sudah cukup untuk menghidupinya.
Contohnya agar mau dipindahkan, Jokowi mengajak para pedagang itu makan-makan setiap minggu. Pada acara makan ke 54, baru dia berani menyatakan bahwa dia akan memindahkan para pedagang.
Difitnah Kafir, Ternyata Jokowi dan Keluarganya Sudah Haji Semua
Ibunda Jokowi, Sujiatmi: saya dan suami saya Muslim dan sudah haji. Begitu pula semua anak2 saya juga sudah haji semua. Kedua orang tua (Kakek Nenek Jokowi) juga Muslim.
Para Ustad yang memfitnah Jokowi dan Keluarganya sebagai Kafir mudah2an sadar. Jika tuduhan tsb tak benar, merekalah yang kafir dan amal mereka sia-sia di akhirat nanti.
Di Vivanews diberitakan Sujiatmi (ibu Jokowi) mengaku jika setiap pagi selalu rutin mengikuti pengajian di masjid dekat rumah.
Senin, 02 April 2012
Daftar Calon Gubernur DKI Jakarta 2012
Inilah Calon Gubernur DKI Jakarta 2012 yang akan diadakan pada tanggal 11 Juli 2012. Sebaiknya jangan pilih calon yang didukung oleh Partai Pendukung Kenaikan Harga BBM. Sebab Parpol tersebut tentu bisa mempengaruhi cagub dengan dukungan yang dia berikan:
http://infoindonesia.wordpress.com/2012/04/02/partai-pendukung-kenaikan-harga-bbm-dan-penentangnya/
Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Facebook: https://www.facebook.com/jokowi
[caption id="attachment_1366" align="alignleft" width="272" caption="Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama"]
Pasangan ini diajukan oleh PDIP dan Gerindra. Jokowi saat ini menjabat sebagai Walikota Solo untuk periode ke 2. Sementara Ahok adalah anggota DPR dari fraksi Golkar dan mantan Bupati Belitung Timur. Namun Ahok tidak didukung oleh Golkar yang saat ini menjagokan Alex Noerdin.
Beberapa prestasi Jokowi saat menjabat sebagai Walikota Solo adalah Memindahkan pedagang K5 tanpa menggusur dengan menyediakan tempat berdagang yang layak dengan biaya Rp 2600/hari, menurunkan tarif Railbus dari Rp 30 ribu dari Rp 3 ribu. Melarang Supermarket raksasa buka toko di dekat pasar, menegur langsung Kepsek yg melakukan pungutan uang dan terakhir menjadikan Mobil Esemka sbg mobil Dinas bahkan mengendarainya.
Senin, 30 Mei 2011
Matriks Prestasi SBY versus Soeharto
Ada survey yang menyatakan bahwa hidup di zaman Soeharto lebih baik ketimbang di zaman SBY. Tentu saja kubu SBY menyatakan itu tidak benar. Di zaman SBY, pers bebas, orang juga bebas melakukan demo. Sedang di zaman Soeharto, pers yang kritis dibreidel, dan sulit untuk berdemo.
Tapi di sisi lain, pers bebas akhirnya melahirkan juga penyakit pornografi. Kemudian orang memang bebas demo, namun pemerintah dan DPR nyaris tidak mendengar aspirasi rakyat. Harga-harga barang terus naik menjulang tinggi.
Rabu, 18 Mei 2011
Isu M Nazarudin: Dari Perkosa SPG Hingga Penipuan Rp 7 Miliar
Inilah berbagai berita tentang M Nazaruddin (anggota DPR RI dari Partai Demokrat) dari isyu memperkosa SPG, korupsi Wisma Atlet, Mafia Korupsi melalui pengaturan anggaran, hingga penipuan Rp 7 Milyar yang dikumpulkan di Kaskus dari berbagai media massa:
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8534006
Isu M Nazarudin: Dari Perkosa SPG Hingga Penipuan Rp 7 Miliar
Tribunnews.com - Jumat, 13 Mei 2011 00:50 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar tak sedap rupanya bukanlah cerita baru buat politisi Demokrat yang belakngan namanya menjadi sorotan, Muhammad Nazarudin. Kiprahnya di dunia politik, khususnya sejak bergabung dengan Partai Demokrat, kerap dihiasi oleh kabar jelek.
Selasa, 14 Desember 2010
Jangan Pilih Capres Antek Amerika Serikat
Banyak Politikus seperti Amien Rais yang yakin bahwa AS sangat berpengaruh dalam menentukan siapa yang akan jadi presiden di negeri ini. Lembaga-lembaga bentukan AS dan berpusat di AS seperti Bank Dunia, IMF, USAID, dan sebagainya akan menggelontorkan uang dan juga massa lewat LSM2 yang mereka danai untuk kampanye Capres boneka mereka.
AS mampu membentuk seorang Capres atau tokoh boneka mereka jadi tokoh yang cerdas, bersih, dan santun. Padahal mereka tak lebih dari antek Amerika Serikat yang merampok ratusan ribu trilyun rupiah dari kekayaan alam Indonesia.
Selasa, 05 Januari 2010
Mobil Mewah Pejabat Rp 1,3 Milyar dan Jutaan Rakyat yang Kelaparan
Data WHO menyebutkan, selama tiga tahun terakhir (2005-2007) sedikitnya 50 ribu orang Indonesia melakukan bunuh diri akibat kemiskinan dan himpitan ekonomi (Harian SIB). Di Yahukimo, Papua, dikabarkan 113 orang meninggal dunia karena kelaparan (Okezone.com). Berdasarkan data statistik kesehatan Departemen Kesehatan tahun 2005, dari 241.973.879 penduduk Indonesia sebanyak enam persen atau sekitar 14.500.000 orang menderita gizi buruk (baca: kelaparan). Sebagian besar penderita gizi buruk tersebut berusia di bawah lima tahun (Kompas.com). Sepertiga Balita di Indonesia mengalami kurang gizi/busung lapar akibat kelaparan.
Sementara hutang Indonesia setiap tahun terus bertambah hingga saat ini melebihi Rp 1.600 trilyun.

Selasa, 17 Maret 2009
Parpol dgn Ekonomi Rakyat VS Kapitalis Neoliberalis - Gerindra Ajukan Sosialisme
Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.
Saat ini parpol di Indonesia seperti Golkar, PD, PDIP itu mengusung sistem Kapitalis/Neoliberalis. Sistem ini mengandalkan Bursa Saham yang menurut Prabowo tak lebih dari tempat perjudian kelas kakap. Kemudian sistem Ekonomi Pengemis yang mengandalkan datangnya "Investor Asing" yang tak lebih dari spekulan saham/valas yang begitu krisis langsung kembali ke negaranya. Sistem ini juga mengandalkan "Privatisasi" berikut penyerahan kekayaan alam Indonesia ke perusahaan2 asing.
Selasa, 09 September 2008
Isyu Jual Beli Kursi Caleg dan Pemukulan Djoko Edhi
Di bawah adalah berbagai berita tentang isyu jual beli kursi Caleg dan pemukulan yang dilakukan Caleg PPP, Djoko Edhi Abdulrahman, terhadap mantan politikus PPP Bahrudin Dahlan. Baharudin menuduh Djoko Edhi menjadi calo kursi caleg di PPP.
Terlepas dari benar-salah berita tersebut, jika benar ada parpol yang memperjual-belikan nomor urut Caleg yang jadi, maka yang jadi ”Wakil Rakyat” adalah para ”Penyuap” yang pada akhirnya bukan membela rakyat, tapi berusaha dengan berbagai cara untuk mengembalikan uang yang telah dia berikan kepada Parpol tersebut.
Harusnya Caleg dipilih berdasarkan suara terbanyak/pilihan rakyat. Bukan berdasarkan banyaknya uang yang dia setor ke Parpol.
Semoga saja pemilihan Caleg betul-betul berdasarkan pilihan rakyat. Bukan berdasarkan nomor urut yang ditentukan oleh partai.
Selasa, 17 Juni 2008
Survey Calon Presiden Indonesia Pilihan Anda
Presiden Indonesia merupakan figur yang sangat penting. Dialah yang dipercaya untuk mengelola seluruh kekayaan alam Indonesia untuk mensejahterakan rakyatnya. Dialah yang bisa mengalokasikan pembagian modal yang adil berupa tanah, uang, atau peluang bagi seluruh rakyatnya sehingga semua bisa mencari nafkah dengan nyaman dan sejahtera.
Tapi pemimpin yang buruk cenderung hanya menaikkan harga barang atau gaji dan tunjangan pribadi serta kroninya tanpa memikirkan nasib rakyat lainnya. Dia juga bukannya menggunakan kekayaan alam Indonesia untuk memakmurkan rakyat, tapi justru diserahkan ke perusahaan-perusahaan asing dengan imbalan untuk kepentingan pribadi serta kroninya. Kabinet yang dipakai pun terdiri dari orang-orang neoliberalis yang hanya memikirkan kepentingan perusahaan MNC ketimbang rakyat. Kabinet Neoliberalis ini hanya memikirkan bagaimana mereka bisa menjual BUMN-BUMN yang ada lewat program Privatisasi.



