Rabu, 05 Maret 2008

Obat Diare dan Buang-buang Air Besar (Mencret)

Saya lihat banyak orang yang sakit diare akhirnya mati karena tidak punya cukup uang untuk berobat. Mereka akhirnya mati karena dehidrasi/kekurangan cairan. Contohnya gadis kecil Khoirunnisa dan nyonya Basse.



Saya sendiri karena sering makan kadang kena diare. Pernah sehari sampai 7 kali buang air besar. Meski oralit dan obat macam Entrostop dimakan, tetap saja tidak mempan.


Senin, 03 Maret 2008

Jaksa Diduga Terima Suap

KPK Tangkap Jaksa BLBI


http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/kpk-tangkap-jaksa-blbi.html



JAKARTA (SINDO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin menangkap jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Urip Tri Gunawan yang dicurigai menerima suap dari seorang perempuan berinisial AS.



Dalam aksi penangkapan di salah satu kawasan di Jakarta Selatan tersebut, KPK berhasil menyita uang USD600.000 atau Rp5,46 miliar (kurs Rp9.100/USD). ”Mereka ditangkap KPK saat transaksi tadi sore (kemarin sore),” ungkap Juru Bicara KPK Johan Budi SP kepada SINDO di Jakarta tadi malam.Menurut Johan,Urip telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan AS masih berstatus saksi.


Minggu, 02 Maret 2008

Harga Internasional, Penghasilan Lokal: Ibu dan Anak Mati Kelaparan di Makassar

Berbagai kenaikan harga barang termasuk pangan di Indonesia yang ”mengikuti” harga Internasional di Pasar Singapura dan New York akhirnya menimbulkan korban jiwa yang mati akibat kelaparan.



Hari Sabtu 2 Maret 2008 di Indosiar dan SCTV diberitakan seorang ibu yang tengah hamil 7 bulan dan anaknya yang berusia 5 tahun mati kelaparan di Makassar, sementara anaknya yang berumur 4 tahun dalam keadaan kritis di Rumah sakit karena kelaparan. Suaminya yang tukang becak juga dirawat di Rumah Sakit karena kelaparan.


Rabu, 27 Februari 2008

Indonesia: Kaya Migas, Ekspor Migas, dan Kekurangan Migas

Antri BBM di SamarindaIndonesia dilanda krisis energi. Negara Indonesia kaya dengan minyak, gas, dan batubara. Toh rakyat kekurangan minyak dan gas. Sering rakyat menghabiskan waktu berjam-jam dan tenaga hanya untuk antri minyak tanah dan gas. PLN pun sering padam. Akibatnya pabrik-pabrik dan kantor berhenti beroperasi. Karyawan dan buruh menganggur.



Rakyat diminta menghemat pemakaian energi. Padahal menurut Faisal Basri di Kompas, konsumsi listrik Indonesia sudah paling rendah di banding negara2 ASEAN lainnya, bahkan Cina. Pemakaian listrik di Indonesia hanya 400 kWh, sementara Filipina 500 kWh,Thailand 1.500 kWh, dan Malaysia 2.700 kWh.Ketersediaan listrik bagi rakyat Indonesia pun masih rendah, hanya sekitar separuh dari seluruh rumahtangga yang ada. Bandingkan dengan Vietnam yang sudah 79 persen, Filipina 80 persen, Thailand 84 persen, dan China 99 persen. Di antara 12 negara sekawasan, Indonesia menempati juara 11.


Senin, 25 Februari 2008

Anak SD Bunuh Diri Karena Lapar

Baru-baru ini saya membaca tulisan anjuran kaya dari seorang ustad yang terkenal. Di antaranya ustad tersebut beralasan dengan jadi kaya kita bisa hidup enak, makan makanan yang enak, mobil mewah, bahkan pesawat jet pribadi.



Di sisi lain banyak rakyat di negara kita yang bunuh diri karena miskin (lihat www.infoindonesia.wordpress.com). Seharusnya niat kita mencari rezeki adalah untuk membayar zakat dan membantu orang miskin dengan tetap hidup sederhana. Bukan niat jadi kaya agar bisa hidup mewah dan bermegah-megahan seperti digambarkan surat At Takatsuur.


Senin, 18 Februari 2008

Perampokan dan Perkosaan di Taxi

Inilah gambaran keamanan angkutan umum di Jakarta. Mikrolet banyak penodong. Bis dan metromini yang padat penumpang banyak copetnya. Sedang taxi, banyak rampok dan pemerkosanya. Kelihatannya Polisi tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi dan mencegah hal ini agar tidak terjadi.


Tips dari saya adalah gunakan taksi yang dapat dipercaya. Blue Bird meski harganya mahal cukup bisa dipercaya. Untuk tarif bawah, Express Taksi, Putra, Mega Kosti juga dapat dipercaya. Kemudian sejauh yang penulis rasakan, Family Taxi, Indah Family, dan juga Primajasa sejauh ini tidak mengecewakan.



Hati-hati dalam memilih taksi. Terutama yang reputasinya sudah buruk. Anda bisa membaca tips naik taksi yang aman di sini.



Perampokan di Taksi


Jumat, 8 Februari 2008 | 03:03 WIB



Jakarta, Kompas - Dalam empat hari terakhir ini di Jakarta, terjadi tiga perampokan di dalam taksi. Kawanan perampok, termasuk sopir taksi, bukan hanya merampas harta korban yang semuanya perempuan, tetapi juga menganiaya, bahkan hampir memerkosa. Ketiga korban itu sebut saja, Luna, Lani, dan Sinta.


Jumat, 15 Februari 2008

Perda Rokok: Gagalkah?

Sepertinya Perda Rokok yang melarang para perokok untuk merokok di tempat-tempat umum seperti Mal-mal, terminal bis, stasiun, angkutan umum telah gagal.



Para perokok nekat tetap merokok meski di dekatnya ada polisi atau satpol PP tanpa rasa takut. Misalnya para sopir dan kondektur bis dan Metromini dengan santai tetap merokok meski mereka melintasi banyak petugas polisi tanpa ada satu polisi pun yang menangkapnya. Keadaan sama seperti sebelum Perda Rokok diberlakukan.



Rabu, 13 Februari 2008

Penyebab dan Solusi Banjir di Jakarta

Ilustrasi Banjir dan Permukaan Tanah di Jakarta


Banjir yang melanda Jakarta umumnya disebabkan oleh banjir kiriman dari Bogor atau hujan lokal yang sangat deras dengan waktu lama antara 1-3 hari. Ada pun banjir karena pasang laut boleh dikata agak jarang dan hanya melanda kawasan tertentu di pesisir (Jakarta Utara seperti Rawa Buaya) jika ada tanggul yang jebol. Boleh di kata kawasan banjir Cawang, Kampung Melayu, bahkan jalan tol Cengkareng terlepas dari banjir pasang laut karena posisinya yang lebih tinggi dari permukaan laut.


Banjir karena pasang laut hanya bisa dihindari dengan pengadaan tanggul yang kuat dan menyeluruh tanpa celah sedikit pun bagi air laut masuk ke darat. Meliputi pesisir pantai dan juga pinggiran sungai yang posisinya masih di bawah permukaan laut.


Minggu, 27 Januari 2008

Di Zaman Pak Harto, Kita Tak Pernah Antre Beli Minyak..

Haji Muhammad Soeharto telah meninggal. Kematiannya cukup kontroversial. Ada yang menghujat, ada juga yang memujinya. Terlebih dengan berbagai kasus korupsi para kroni-nya yang hingga kini belum tuntas. Memang banyak kebijakan yang kurang baik seperti kekerasan yang dipakai pada warga Tanjung Priok atau penggusuran tanah serta kasus korupsi KLBI/BLBI yang merugikan negara hingga sekitar Rp 640 trilyun.



Meski demikian kita harus berpikir jernih dan adil dengan menghargai jasa dan prestasinya. Apalagi dibanding dengan pemerintahan yang ada sekarang. Ada juga kebijakan Soeharto yang bagus dan layak dilanjutkan sampai sekarang seperti terjangkaunya biaya pendidikan dari SD hingga PTN, Transmigrasi, Produksi BBM yang lebih tinggi dari sekarang, dan sebagainya.


Jika kita hanya menyoroti keburukannya saja tapi tidak memperhatikan kebaikan yang telah dilakukan, maka kita akan kehilangan contoh yang baik sehingga keadaan justru lebih buruk untuk kasus-kasus tertentu..



Sebagai contoh berita dari www.riauinfo.com menyebutkan bahwa sebagian warga berkata: "Di Zaman Pak Harto, Kita Tak Pernah Antre Beli Minyak..." Yang lain berkomentar: ” kenaikan harga tidak pernah drastis seperti sekarang”.


Jumat, 25 Januari 2008

Sistem TI Pilkada untuk Mencegah Keributan Pilkada

Berbagai kericuhan Pilkada terjadi di berbagai daerah. Di Maluku Utara, Depok, Sulawesi Selatan, Pematang Siantar, Manggarai NTT Pilkada berakhir dengan keributan.



Sebab utama kericuhan itu hanya satu: PERBEDAAN PERHITUNGAN SUARA. Padahal sebab ini bisa diatasi dengan memakai Sistem TI (Teknologi Informasi) Pilkada yang caranya tidak beda jauh dengan Sistem TI Pemilu.


 


Yang paling sering terjadi adalah, ketika di TPS misalnya menurut perhitungan saksi yang juga dilihat masyarakat peserta A rata2 dapat 60 dan B dapat 40. Nah pada kompilasi tingkat kabupaten (misalnya di kabupaten tsb ada 1000 TPS) hasil perhitungan suara oleh KPUD menjadi A 45.000 dan B justru menang jadi 55.000.